Pemerintah Akan Longgarkan Syarat Ekspor Batu Bara

Pemerintah Akan Longgarkan Syarat Ekspor Batu Bara
ilustrasi
Jakarta, TAMBANG – Pemerintah akan melonggarkan aturan terkait ekspor batu bara, mineral dan kelapa sawit.   Kebijakan ini dikatakan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dalam rangka meningkatkan kinerja ekspor dan menjaga stabilitas neraca perdagangan tahun ini. Upaya tersebut yaitu penyederhanaan izin ekspor di kementerian reknis melalui pengurangan komoditi yang wajib menyertakan Laporan Survey (LS), pengurangan pelarangan dan pembatasan (Laras).   “Semua yang bisa kita sederhanakan, kita akan sederhanakan. Langkah ini untuk mendorong ekspor,” kata Enggartiasto Lukita.   Hal tersebut kemudian diperkuat Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan.  Menurutnya, Nanti setelah kajian selesai, Kemendag akan berkoordinasi untuk mencabut atau merevisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) tentang tujuh LS.   “Yaitu bahan galian golongan C, beras, kayu PP tertentu, prekusor, rotan dan timah,” kata Oke Nurwan.    

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin