Pemprov Bengkulu Ancam Cabut Izin Tambang Penunggak Royalti

Pemprov Bengkulu Ancam Cabut Izin Tambang Penunggak Royalti

Bengkulu - TAMBANG. Pemerintah Provinsi Bengkulu mengancam akan mencabut izin perusahaan tambang batu bara yang tak kunjung membayar tunggakan royalti dan pajak tanah (landrent).

“Sanksi tegas yang bisa diberlakukan pemerintah terhadap perusahaan tambang batu bara tersebut, dengan mencabut izin operasi di Propinsi Bengkulu. Pembayaran royalti dan landrent tersebut merupakan kewajiban terhadap negara yang tidak bisa ditawar-tawar,” tegas Plt. Sekda Provinsi Bengkulu, Sumardi, sebagaimana dikutip Kantor Berita Radio Nasional, Senin (27/4).

Kekesalan Pemprov Bengkulu tersebut dilatarbelakangi jumlah tunggakan pembayaran yang mencapai Rp 100 miliar. Tiga kali peringatan akan terlebih dahulu dilayangkan pada perusahaan bersangkutan. Namun bila sampai peringatan ketiga tak juga dibayarkan, Sumardi memastikan sanksi tegas itu akan dijatuhkan.

Pihaknya pun menyayangkan kinerja Dinas ESDM Provinsi yang belum optimal melakukan pemantauan kepatuhan perusahaan tambang batu bara, khususnya dalam kewajiban penyetoran royalti.

Padahal, pemerintah setempat menghendaki ketegasan aturan pembayaran royalti dibayar di muka. Artinya, sebelum batu bara dibawa keluar dari Bengkulu, royalti harusnya sudah terlebih dahulu disetorkan ke kas negara.

“Kita juga akan segera berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas teknis, untuk mempertanyakan kenapa sampai bisa terjadi tunggakan royalti dan landrent dari perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di wilayah ini,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin