Perluas Jangkauan Pasar, Pertamina Lubricants Gandeng Distributor Seluruh Indonesia

Perluas Jangkauan Pasar, Pertamina Lubricants Gandeng Distributor Seluruh Indonesia

Jakarta,TAMBANG,- PT Pertamina Lubricants pengelola bisnis pelumas dan specialty chemicals telah menandatangani Perjanjian kerja sama Distributor dengan 36 perusahaan dari seluruh Indonesia. Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Werry Prayogi dan didampingi oleh Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya dan Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants Sari Rachmi di Jakarta pada Selasa (2/4). 

Kontrak ini menandai langkah strategis dalam meningkatkan jangkauan pasar dan distribusi produk specialty chemicals karya anak bangsa agar lebih mudah diakses oleh konsumen di berbagai sektor bisnis di seluruh Indonesia, seperti dalam sektor oil and gas, karet, ban, dan lainnya. 

Produk-produk specialty chemicals merupakan produk-produk hasil produksi kilang yang terdiri dari Parafinnic oil, Minarex, TDAE, Exdo dan Smooth Fluids. Selain itu juga produk-produk hasil formulasi dari Technology Innovation (TI) Pertamina yang memiliki berbagai keunggulan yang diformulasikan khusus untuk mendukung ragam kebutuhan industri seperti produk Demulsifier (Pertadem), Corrosion Inhibitor (Pertaguard), Oil Spill Dispersant Fire Fighting Foam (Pertasurf), Anti-Foam (Pertafoam), Pour Point Depressant (Pertaflow), Pelumas Anti-Karat serba guna (Pertamina Spreeze).

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Werry Prayogi menyatakan kegembiraannya atas kerja sama ini sebagai langkah positif dalam memperkuat posisi perusahaan di pasar, khususnya dalam upaya memperlebar portofolio bisnis baru di bidang specialty chemicals.

“Pertamina Lubricants diberikan kepercayaan oleh pemegang saham untuk mengelola bisnis specialty chemicals dan ini kami jalani dengan komitmen tinggi. Intensifikasi bisnis ini merupakan langkah strategis yang akan menjamin business continuity kedepannya. Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan para distributor. Ini adalah milestone yang signifikan dalam memperluas cakupan distribusi produk kami dan memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen,” ujar Werry.

Senada dengan Werry, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya dengan melihat potensi yang sangat besar, maka dibutuhkan kolaborasi dan kontribusi para distributor. “Terima kasih atas kontribusi dan kolaborasi para distributor terhadap Pertamina selama ini. Kami melihat bahwa dengan potensi yang sangat besar, bisnis specialty chemicals harus diakselerasi pertumbuhannya. Kami juga melihat bahwa value bisnis ini cukup besar bagi Pertamina Lubricants dan memang Pertamina Lubricants memiliki kapabilitas serta pengalaman yang kuat, baik dalam riset, inovasi, SDM, pemasaran dan lainnya,” tandas Maya.

Para distributor yang turut serta dalam penandatanganan kontrak juga menyambut baik kerja sama ini sebagai kesempatan untuk memperluas portofolio bisnis, membuka peluang-peluang bisnis baru, serta meningkatkan kinerja dan pertumbuhan bisnis ke depannya. Diharapkan kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak dan memperkuat posisi Pertamina Lubricants sebagai pemimpin industri dalam penyediaan produk pelumas dan specialty chemicals di Indonesia.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda