Pertahankan Zero Fatality, RMKE Lanjutkan Implementasi Program K3

Pertahankan Zero Fatality, RMKE Lanjutkan Implementasi Program K3

Badung, TAMBANG – PT RMK Energy Tbk (RMKE) berhasil mempertahankan zero Fatality Frequency Rate (FFR) & Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) pada tahun 2022, yang berarti tidak ada fatality dan jam kerja yang hilang akibat kecelakaan kerja dari setiap satu juta jam kerja operasional.

Capaian tersebut sudah dijalani perusahaan selama 3 tahun berturut-turut. Perseroan akan terus berupaya mempertahankan pencapaian kinerja kuantitatif program Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) ini dengan melaksanakan pengelolaan keselamatan kerja, di antaranya mengadakan sosialisasi, pelatihan serta evaluasi untuk memastikan lingkungan kerja yang kondusif bagi pegawai.

Pada awal tahun ini, RMKE turut berpartisipasi menyemarakkan pelaksanaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) di area kerja Sumatera Selatan dengan mengusung tema yang sama yaitu “Terwujudnya Pekerjaan Layak yang Berbudaya K3 Guna Mendukung Keberlangsungan Usaha di Setiap Tempat Kerja”.

Direktur Operasional PT RMK Energy Tbk, William Saputra mengatakan manajemen RMKE berkomitmen untuk selalu mengutamakan implementasi K3 dalam setiap aktivitas operasional mulai dari hulu ke hilir dengan mengadakan briefing rutin, sosialisasi, pelatihan serta evaluasi untuk memastikan lingkungan kerja yang kondusif bagi pegawai.

“Harapan manajemen kedepannya dengan penyelenggaraan kegiatan ini, semua pihak dapat melakukan upaya konkret terhadap pelaksanaan K3 di lingkungannya masing-masing dengan berpartisipasi dalam programprogram KPLH, sehingga budaya K3 benar-benar terwujud disetiap tempat kerja,” ujar William, Rabu (25/1).

Menurut William, pelaksanaan BK3N pada tahun ini diwujudkan dalam beberapa kegiatan yang bersifat strategis, implementatif dan promotif selama periode 12 Januari – 12 Februari 2023.

Selain itu, berbagai pelatihan K3 juga diselenggarakan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan seluruh karyawan RMKE Grup dalam menangani kondisi darurat seperti pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dan cerdas cermat dengan tema Keselamatan Pertambangan dan Lingkungan Hidup (KPLH).

Anak usaha RMKE, PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE), juga aktif mempromosikan kegiatan BK3N 2023 ke masyarakat di sekitar area

kerja melalui kegiatan “Goes to School”.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin