Pertamina Trans Kontinental Dukung Pertamina Lubricants Perkuat Distribusi Pelumas

Pertamina Lubricants
Kerja sama dua entitas Pertamina Group mencakup jasa ship provider, logistic services, dan juga marine services

Jakarta, TAMBANG – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) dan PT Pertamina Lubricants (PTPL) tingkatkan sinergi ONE Pertamina melalui kontrak kerja sama untuk memperkuat kegiatan jasa kelautan dan jasa kepelabuhan untuk muatan tanker base oil, yang merupakan bahan baku pelumas Pertamina.

Kerja sama antara dua entitas Pertamina Group ini mencakup jasa ship provider atau penyediaan kapal seperti penyediaan kapal – kapal ringan (KKR), logistic services berupa jasa terminal operator termasuk mooring unmooring dalam mendukung bongkar buat muatan Tanker Lube Oil Base (LBO), jasa marine services seperti Oil Spill Response untuk mengantisipasi adanya tumpahan minyak saat bongkar muat berlangsung, dan jasa kelautan lainnya.

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PTPL, Werry Prayogi dengan Direktur Utama PTK, I Ketut Laba pada Selasa (30/7) di Jakarta.

Direktur Utama PTK, I Ketut Laba optimis atas kolaborasi yang terjalin dan memastikan services PTK dilakukan dengan excellence serta mematuhi aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Baca juga: Resmikan Lubricants Technology Center, PTPL Optimis Jadi Produsen Pelumas Terdepan

“Kerja sama ini sejalan dengan komitmen PTK dalam melakukan penyediaan kapal dan operator terminal yang handal, didukung oleh armada dan kru kapal yang profesional, berintegritas, dan patuh pada aspek HSSE. Juga menciptakan mutual effect bagi dua entitas Pertamina dan menguatkan ONE PERTAMINA sebagai wujud optimalisasi resources dan kapabilitas BUMN untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Direktur Utama PTK I Ketut Laba.

Kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat dan meningkatkan efisiensi layanan dalam rantai pasok energi nasional terutama bagi PTPL sebagai bagian dari Sub Holding Commercial & Trading (SH C&T). PTK yang merupakan bagian dari Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML) yang berkomitmen untuk memanfaatkan dan mengembangkan kekuatan dalam industri kepelabuhan, layanan marine logistik terdepan di dunia.

“Adanya kerja sama ini mencerminkan komitmen Pertamina Lubricants untuk mempercepat rantai proses distribusi dengan bekerja sama dengan PT Pertamina Trans Kontinental. Semoga dengan pengalaman PTK di jasa kelautan dapat meningkatkan kehandalan sarana terminal, percepatan integrated port time, serta kepatuhan terhadap aspek HSSE dan perizinan di pelabuhan,” ujar Direktur Utama Pertamina Lubricants Werry Prayogi.

Kolaborasi antara PTK dan PTPL ini diharapkan dapat mendukung efisiensi operasional dan mempercepat layanan pelumas bagi para customer.  Kerja sama ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi industri dan masyarakat, serta menciptakan value creation di Pertamina Group dalam memperkuat posisi sebagai perusahaan yang unggul di sektor energi.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin
SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin