PLN Ajak Warga Berpartisipasi dalam Earth Hour

PLN Ajak Warga Berpartisipasi dalam Earth Hour

Jakarta - TAMBANG. PT PLN (Persero) tahun ini kembali mendukung kampanye Global Earth Hour. Hari Sabtu (28/3) besok warga dunia diminta untuk memadamkan lampu-lampu untuk menghemat listrik, demi kelestarian bumi. Aksi ini hanya membutuhkan waktu satu jam, yaitu pada pukul 20.30 - 21.30 sesuai zona waktu masing-masing.

PLN sendiri akan memadamkan lampu di kantor-kantor PLN di seluruh Indonesia pada jam tersebut. Namun pemadaman ini tidak berlaku untuk lampu yang benar-benar diperlukan dan berkaitan dengan keamanan dan operasi instalasi PLN.

Manajemen PLN juga mengimbau seluruh pegawai dan keluarganya untuk ikut berpartisipasi di rumah masing-masing. Harapannya, para pekerja perusahaan kelistrikan plat merah ini bisa menjadi contoh teladan bagi masyarakat lainnya.

Momen Jam Bumi atau Earth Hour ini juga diharap bisa mengurangi beban pembangkit-pembangkit listrik PLN. Berdasarkan catatan tahun lalu, Earth Hour yang dilaksanakan tanggal 29 Maret 2014 berhasil menurunkan beban listrik di sistem Jawa - Madura - Bali sebanyak 509 megawatt (MW). Tahun ini, PLN juga berharap bisa menurunkan angka beban listrik akhir pekan yang untuk kawasan Jawa - Madura - Bali biasanya mencapai 23.000 MW.

Meski PLN tak menyebut angka, namun penurunan beban listrik juga terjadi di luar kawasan tersebut. Pihak pemerinta daerah di kota-kota besar di seluruh penjuru Nusantara juga mengeluarkan imbauan agar gedung-gedung perkantoran memadamkan listrik pada saat Earth Hour. Selain perkantoran, gedung pusat perbelanjaan pun diimbau mengurangi pemakaian listriknya selama satu jam.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda