PLN Belajar Energi Nuklir Ke Rusia

PLN Belajar Energi Nuklir Ke Rusia
Tim PLN saat Mengunjungi Kantor Pusat Rosatom di Rusia

Jakarta, TAMBANG – Perusahaan Listrik Negara (PLN), mulai belajar energi nuklir ke Rusia. Hal ini ditandai dengan perjalanan tim PLN mengunjungi riset nuklir nasional, Universitas MEPhl, Kantor Pusat Rosatom untuk pertemuan bisnis. Kemudian diakhiri dengan kunjungan ke pembangkit listrik tenaga nuklir Rusia, NPP Novovoronezh, 7-11 September 2018

Direktur Bisnis PLN, Djoko R. Abumanan, mengatakan, pertemuan antara PLN dan Rosatom dalam rangka kunjungan ke fasiilitas Rosatom, menjadi yang pertama kali dilakukan oleh jajaran manajemen senior PLN.

“Kunjungan ini memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai peluang bisnis yang dapat dicapai dengan Rosatom dan penerapannya di Indonesia. Hal ini merupakan pengalaman berharga bagi kami, dengan berkesempatan mengunjungi pembangkit listrik tenaga nuklir dan menjadi saksi langsung teknologi di belakangnya,”kata Direktur Bisnis PLN, Djoko R. Abumanan, dalam keterangan resminya, Rabu (12/9).

Sementara menurut President of Rosatom Overseas, Evgeny Pakermanov, Indonesia selalu menjadi mitra strategis untuk Rosatom.

“Saat ini Indonesia telah menjadi pasar dengan potensi yang besar, kebutuhan listrik di Indonesiapun akan terus meningkat kedepannya dan kami senang mendukung PLN untuk memenuhi kebutuhan tersebut di masa mendatang,” Evgeny Pakermanov, President of Rosatom Overseas.

Kunjungan ke Novovoronezh NPP dan MEPhl

Bagian dari tour ke fasilitas Rosatom juga mencakup kunjungan ke NPP Novovoronezh. NPP Rusia telah menjadi PLTN pertama di dunia dengan desain reaktor generasi 3 + VVER-1200 Rusia (water-cooled water-moderated power reactor). Reaktor VVER adalah reaktor yang paling banyak digunakan secara luas di dunia.

“Kunjungan ini memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai peluang bisnis yang dapat dicapai dengan Rosatom dan penerapannya di Indonesia. Hal ini merupakan pengalaman berharga bagi kami, dengan berkesempatan mengunjungi pembangkit listrik tenaga nuklir dan menjadi saksi langsung teknologi di belakangnya,”kata Direktur Bisnis PLN, Djoko R. Abumanan, dalam keterangan resminya, Rabu (12/9).

Sebelum menyelesaikan kunjungan PLN ke NPP, delegasi juga mengunjungi MEPhl, universitas teknik nuklir terkemuka di Rusia, untuk mengetahui lebih lanjut tentang pengembangan sumber daya dalam industri. Mendidik sumber daya yang berkualitas merupakan bagian integral dari keberhasilan program nuklir. MEPhl memimpin jaringan 11 Universitas di seluruh Rusia dan menyediakan program studi di bidang nuklir untuk dapat melahirkan insinyur nuklir masa depan dengan ketrampilan tepat yang diperlukan untuk siklus hidup program nuklir.

“Kami bekerjasama dengan Rosatom agar siswa dilatih tidak hanya dengan teori-teori dalam penelitian tenaga nuklir dan teknologi, akan tetapi juga memungkinkan mereka untuk menjadi bagian dari proyek praktis yang memberikan calon insinyur nuklir melihat langsung apa yang terjadi di nuklir program,” ujar Tatyana Leonova, Vice President dari MEPhI.

Artikel Terkait

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin
KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

KPR Silika Jalani Penilaian Dokumen Lingkungan, Perkuat Komitmen Pengelolaan Dampak Tambang di Bombana

Jakarta, TAMBANG - PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) menjalani penilaian dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RKL-RPL) untuk rencana kegiatan pertambangan pasir silika beserta fasilitas penunjangnya di Kecamatan Poleang Selatan dan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Penilaian yang

By Rian Wahyuddin