Beranda Komoditi Produksi Terganggu, Harga Tembaga Naik

Produksi Terganggu, Harga Tembaga Naik

 

Chile, TAMBANG. HARGA tembaga naik, pada perdagangan hari Rabu kemarin, menyusul berita yang beredar bahwa pasokan tembaga mengalami gangguan. Di pasar komoditi New York (Comex), harga tembaga untuk penyerahan Mei naik 0,3 sen dolar, menjadi US$ 2.766 per pound.

 

Sehari sebelumnya, tembaga naik 4,6 sen, atau 1,69%, menjadi $2,763 per pound. Perdagangan ke depan tampaknya akan bergerak di kisaran $2,693 – $2,831.

 

Kenaikan ini bermula dari tersiarnya kabar sehari sebelumnya dari Komisi Tembaga Negara Chile, Cochilco, bahwa produksi tembaga negara pada 2015 akan mencapai 5,94 juta ton, turun dari perkiraan sebelumnya yang mencapai 6,0 juta ton.

 

Chile memproduksi sekitar sepertiga produksi tembaga dunia, dan merupakan produsen terbesar di dunia.

 

Pengurangan produksi itu terjadi karena adanya banjir di sejumlah tambang utama Chile. Selain itu, di Indonesia, Freeport, produsen tembaga kedua terbesar di dunia, sempat mengalami gangguan produksi selama lima hari.

 

Sebelum adanya berbagai gangguan itu, diperkirakan produksi tembaga dunia berlebih, setelah selama enam tahun defisit. Sekarang muncul perkiraan produksi tembaga akan defisit.

 

Harga tembaga naik hampir 14% sejak mencapai titik terendah, $2,420 per pound pada 26 Januari.

Artikulli paraprakProyek 35 Ribu MW Baru Akan Diluncurkan Akhir April
Artikulli tjetërMedco EP Klaim Sukses Pertahankan Produksi Blok Tarakan