PT Pertamina Lubricants Bidik 15 Besar Dunia Di 2020

PT Pertamina Lubricants Bidik 15 Besar Dunia Di 2020

Jakarta-TAMBANG.PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola usaha pelumas otomotif dan industri serta base oil pasar domestik dan internasional, memproyeksikan menjadi pemain global di industri pelumas dan masuk ke posisi 15 besar dunia pada 2020. Saat ini Pertamina Lubricants sudah berada di urutan 18 besar dunia.

Untuk mencapai target tersebut, perusahaan terus berupaya untuk memperluas pasar, baik domestik maupun internasional dan meningkatkan kualitas produk.

Seperti diketahui sampai sekarang Pertamina Lubricants menjadi market leader di industri pelumas tanah air dengan menguasai sekitar 60% pasar. Keunggulan Pertamina Lubricants antara lain didukung oleh keberadaan tiga pabrik di dalam negeri dan satu di luar negeri serta jangkauan produk pelumasnya ke semua sektor industri.

Dengan posisi yang demikian Pertamina Lubricant mulai secara serius menggarap pasar luar negeri. Saat ini produk PT Pertamina Libricants sudah tersebar di beberapa negara seperti Thailand, Australia, Vietnam,Singapura dan Afrika Selatan.

Keandalan Operasi

Afandi menegaskan, Pertamina Lubricants ditunjang dengan sumber daya human capital, technology, knowledge, production facility dan R&D yang mumpuni. Perusahaan memiliki tiga pabrik di Indonesia serta jaringan distribusi dan berbagai varian produk yang diperuntukan untuk beragam segmen industri, dipastikan produk Pertamina Lubricants dapat memenuhi kebutuhan industri tersebut.

Hal tersebut dapat dilihat dari kapasitas produksi pelumas Pertamina yang mampu menopang kebutuhan pelumas nasional. Selain itu, ketiga pabrik pelumas Pertamina sudah menggunakan teknologi terkini. Terlebih dengan Pabrik pelumas di Jakarta (Production Unit Jakarta) yang merupakan pabrik pelumas terintegrasi terbesar di Asia Tenggara yang dilengkapi dengan LOPB Plant, VM Plant dan Grease Plant.


Note: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi. Komentar tidak boleh mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, fitnah, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Redaksi berhak menyunting komentar yang dikirim, tanpa mengubah makna.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close