PT PLN siap bayar fee dan ijarah tahap II tahun 2013

Jakarta – TAMBANG. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mengkonfirmasi kesiapan pembayaran bunga ke 9 obligasi berkelanjutan I PLN tahap II tahun 2013 dan fee ijarah ke 9 sukuk ijarah berkelanjutan I PLN tahap II tahun 2013.   “PLN telah menyiapkan dana pembayaran bunga dan fee ijarah dimaksud,” ujar PLH kepada divisi keuangan, manajer senior perencanaan keuangan PT PLN, Alfath Cordea Imalutha kepada bursa (22/2).   Hal ini sekaligus tindak lanjut dari surat PT Bank permata Tbk No.108/SAO/II/16 tanggal 10 februari 2016 tentang konfirmasi kesiapan dana pembayaran bunga obligasi berkelanjutan I PLN tahap II tahun 2013 dan fee ijarah ke 9 sukuk ijarah berkelanjutan I PLN tahun II tahun 2013.   PLN sendiri akan membayarkan bunga dan fee ijarah yang dimaksud ke PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku agen pembayar paling lambat tanggal 0 maret 2016 pukul 14.00 WIB.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda