Revisi Permen No. 37 2015 Rampung, Harga Gas Bisa Merata

Jakarta-TAMBANG. Rampungnya revisi Peraturan Menteri (Permen) No. 37 tahun 2015, Direktur Jenderal Minyak dan Gas IGN Wiratmaja Puja mengatakan, alokasi gas dapat diberikan kepada BUMN, BUMD, dan kepada Badan Usaha yang memiliki atau menguasai infrastruktur. Pada Seminar Nasional yang dihadiri Menteri ESDM Sudirman Said dalam pembahasan Pelaksanaan Peraturan Menteri Nomor 37/2015 Di Tengah Plus Minus Implementasi Tata KelolaMigas, Wiratmaja menambahkan, jika BUMN maupun BUMD atau Badan Usaha yang mendapatkan alokasi harus memiliki kriteria, salah satunya memiliki kriteria seperti infrasruktur dan juga memiliki end user. “Jadi tidak boleh dijual antar-trader lagi, langsung dijualnya ke end user,” katanya, Rabu (24/2). Dari perubahan tersebut, sambungnya, pihak trader yang memilki fasilitas tidak perlu khawatir untuk tetap bisa berjalan. Selain itu, juga lebih fleksible dan jika ada kelebihan gas maka sisanya tidak perlu disalahgunakan, karena sudah ada aturan poin to poin. Namun jika ada end user yang berhenti membeli gas, maka aturan poin to poin diarahkan kepada penyanggaan terhadap gas. “Misalnya ada trader yang memiliki fasilitas ini mendapat alokasi, misal 100 mm ternyata dalam perjalanan memilki sisa atau trader-nya bangkrut, sisanya ini boleh dijual ke end user yang lain atau boleh dijual ke trader yang memiliki fasilitas dan memiliki end user,” jelas Wirat. Secara bertahap pengelolaan gas tersebut akan mengarah kepada penyangga harga gas, agar harga gas adil di seluruh negeri Indonesia.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda