SGI Rampungkan Uji URC Unit II PLTP Sokoria Berkapasitas 3 MW

SGI Rampungkan Uji URC Unit II PLTP Sokoria Berkapasitas 3 MW

Jakarta, TAMBANG – PT Sokoria Geothermal Indonesia (SGI), subsidiari KS Orka Renewables Pte. Ltd., berhasil merampungkan pengujian Unit Rated Capacity (URC) Unit 2 PLTP Sokoria pada 13 – 15 Juli 2023. Total waktu pengujian 72 jam dengan kapasitas sebesar 3 megawatt (MW).

“Tentunya menjadi peristiwa yang penting, PLTP Sokoria bisa mencapai URC Unit II (3 MW net) dan dapat memaksimalkan pemanfaatan panas bumi di Nusa Tenggara Timur. Kami berharap dapat melanjutkan pengembangan di Sokoria hingga mencapai 30 MW,” ucap Direktur Utama PT SGI, Yan Tang dalam keterangan tertulis, Selasa (18/7).

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sokoria terletak di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Uji URC Turut diawasi oleh 3 personel dari PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi bersama 1 personel dari PLN Unit Pelaksana Pembangkitan Flores.

“Saya sangat bangga dengan tim yang bertugas di lapangan dan juga semua tim yang terlibat untuk mendukung keberhasilan ini,” beber dia.

Dengan selesainya uji URC, PLTP Sokoria secara resmi telah memenuhi salah satu persyaratan operasional guna mendapat persetujuan Sertifikat Laik Operasi (SLO) untuk mencapai tahap penting yaitu Commercial Operation Date (COD) Unit 2.

PT SGI berharap dapat terus memainkan peran besar untuk turut ambil andil dalam memasok energi panas bumi bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

Hal ini seiring dengan ditetapkannya Pulau Flores sebagai Pulau Panas Bumi, dan bukti dari komitmen KS Orka dalam mendukung program pemerintah dalam transisi energi untuk mewujudkan net zero emission pada tahun 2060.

Sebagai informasi, PT Sokoria Geothermal Indonesia adalah pemegang sah hak mengelola dan mengembangkan sumber daya panas bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi Sokoria-Ndona Timur di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda