Beranda Mining Services Siemens Rayakan 40 Tahun Operasional Pabrik Jakarta

Siemens Rayakan 40 Tahun Operasional Pabrik Jakarta

Kiri ke kanan: Andreas Alke (Pimpinan Divisi Manajemen Energi PT Siemens Indonesia), Josef Winter (CEO PT Siemens Indonesia), Roland Busch (Anggota Dewan Direksi Siemens AG), Ralf Christian (CEO Divisi Manajemen Energi Siemens AG)

Jakarta – TAMBANG. Kewajiban kandungan lokal baru gencar disosialisasikan Pemerintah RI seiring program kelistrikan 35.000 MW. Namun jauh sebelumnya, di tahun 1975, Siemens sudah mulai mengoperasikan pabriknya di kawasan Pulomas, Jakarta. Selama 40 tahun, pabrik tersebut telah menghasilkan produk berkualitas untuk kebutuhan dalam negeri, juga negara-negara tetangga.

 

Perayaan ulang tahun ke-40 pabrik Siemens di Jakarta yang dihelat Kamis (8/10), menjadi bukti komitmen Siemens di Indonesia. Merk asal Jerman itu pun berikrar untuk lebih meningkatkan kemampuan teknik guna mendukung daya saing industri manufaktur lokal.

 

“Apa yang telah dilakukan Siemens ini tentu kami sangat mendukung, karena sejalan dengan program kelistrikan 35.000 MW. Nantinya ketika program itu berjalan, PLN bisa menggunakan produk-produk yang sudah dihasilkan dalam negeri,” ungkap Menteri Perindustrian Saleh Husin, yang turut hadir dalam perayaan tersebut.

 

Dalam kesempatan itu, Saleh Husin bersama petinggi Siemens juga meresmikan Pusat Kompetensi Medium-Voltage Systems Regional Hub ASEAN-Pacific yang berbasis di Jakarta. Pusat Kompetensi ini akan bertanggung jawab dalam menangani seluruh produk dan sistem perangkat listrik bertegangan rendah dan menengah, termasuk di bidang teknik, pengadaan, tender dan pemasangan di wilayah ASEAN-Pasifik.

 

“Hal ini sejalan dengan strategi kami untuk meningkatkan jejak lokal dan nilai tambah di Indonesia,” kata Roland Busch, Anggota Dewan Direksi Siemens AG, yang khusus datang dari Jerman menyaksikan tonggak sejarah baru ini.

 

Menurutnya, lokalisasi menjadi salah satu kunci agar perusahaan dapat mempertahankan atau meningkatkan daya saing. Inilah yang telah dilakukan Siemens. Hal tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan struktur biaya secara seksama hingga pada akhirnya mencapai efisiensi, namun dengan jamininan kualitas yang tetap tinggi.

Dengan membangun pabriknya di Indonesia, Siemens bisa lebih cepat memenuhi kebutuhan pasar, dengan fitur-fitur khusus yang disesusaikan dengan karakteristik wilayah tersebut.

 

“Selain itu, lokalisasi juga memberi keunggulan daya saing dengan kesempatan menyerap sumber daya dan tenaga kerja yang lebih luas,” jelas Roland Busch. Ini pula yang menjadikan Indonesia sebagai pilihan, selain karena peluang pasar yang sangat besar.

 

Saat ini, pabrik Siemens di Pulomas memiliki lebih dari 350 pekerja, serta kurang lebih 100 orang insinyur. Tentu sebagian besar adalah putra-putri terbaik bangsa.

 

Salah satu hal yang melengkapi daya saing Siemens adalah perhatian khusus yang diberikan terhadap pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, terutama insinyur dan tenaga kerja kelistrikan. Ini sudah dilakukan lewat Siemens Engineering Graduate Program serta Siemens Commercial Apprenticeship Program, agar bakat muda Indonesia berkesempatan belajar atau magang di fasilitas Siemens yang tersebar di dala dan di luar negeri.

 

“Salah satu kekuatan kami adalah memberikan pelayanan lokal, dengan basis riset dan pengembangan global,” Ralf Christian, CEO Energy Management Division Siemens AG menambahkan.

 

Bahkan di pabrik Siemens Cilegon, Jawa Barat, sudah didirikan fasilitas khusus untuk tenaga ahli pengelasan. Sumber daya manusia yang terlatih dengan keahlian tersebut menjadi suatu kebutuhan krusial bagi Siemens yang memproduksi turbin-turbin uap raksasa di Cilegon untuk dikirim ke berbagai belahan dunia.

 

“Kami menawarkan pelatihan ekstensif dalam bidang kompensi inti teknik, manajemen proyek, dan keuangan bisnis komersial agar kemampuan tenaga kerja Indonesia terus bertumbuh dan menghasilkan nilai tambah bagi produksi Indonesia,” ujar Josef WInter Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia.

 

Ia pun membenarkan bahwa kehadiran dan komitmen Siemens di Indonesia telah berbuah baik melalui kedekatan dengan para pelanggan. Pemerintah pun diakui telah menunjukkan apresiasi, terlebih dengan janji kemudahan proses investasi.

 

“Kami adalah perusahaan dengan daya saing tinggi, dan kami akan terus mempertahankannya,” pungkas Josef Winters.