Sumber Daya-Cadangan Emas, Tembaga, Nikel dan Perak MDKA Melonjak per Desember 2025

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melaporkan lonjakan signifikan pada sumber daya dan cadangan mineralnya yang meliputi emas, tembaga, nikel, dan perak. Kenaikan tersebut disampaikan dalam Consolidated Mineral Resources and Ore Reserves Statement per 31 Desember 2025.

Sumber Daya-Cadangan Emas, Tembaga, Nikel dan Perak MDKA Melonjak per Desember 2025
Ilustrasi: Salah satu site tambang yang dikelola PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Dokumentasi: MDKA.

 Jakarta, TAMBANG - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatat peningkatan signifikan pada sumber daya dan cadangan mineralnya, mencakup emas, tembaga, nikel, dan perak. Peningkatan tersebut diumumkan melalui Consolidated Mineral Resources and Ore Reserves Statement per 31 Desember 2025.

Dalam laporan tersebut, sepanjang 2025, PT Merdeka Copper Gold Tbk mencatat pertumbuhan stabil sumber daya mineral di seluruh komoditas utama. Sumber daya emas meningkat menjadi 39,0 juta ounce atau naik 6%, tembaga menjadi 9,1 juta ton (+6%), perak mencapai 93,8 juta ounce (+4%), serta nikel sebesar 11,8 juta ton (+4%).

Sementara itu, cadangan bijih menunjukkan lonjakan signifikan yang mencerminkan keberhasilan perseroan dalam mengonversi sumber daya menjadi cadangan yang siap ditambang. Cadangan emas melonjak 81% menjadi 15,9 juta ounce, cadangan tembaga naik 60% menjadi 3,0 juta ton, cadangan perak meningkat 21% menjadi 69,8 juta ounce, dan cadangan nikel bertambah 48% menjadi 4,4 juta ton.

Presiden Direktur MDKA, Albert Saputro menyampaikan Peningkatan signifikan pada cadangan tahun 2025 mencerminkan keberhasilan strategi eksplorasi dan pengembangan kami, serta kualitas portofolio aset yang kami miliki.

“Ke depan, kami memiliki visibilitas yang semakin kuat terhadap pertumbuhan produksi dan arus kas, serta akan terus fokus pada konversi sumber daya menjadi cadangan dan pengembangan proyek-proyek utama untuk menciptakan nilai jangka panjang,” ucapnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (7/4).

Peningkatan ini didorong oleh optimalisasi rencana tambang, pembaruan model geologi, serta keberhasilan program eksplorasi di berbagai aset utama PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Pertumbuhan cadangan terutama ditopang oleh sejumlah aset kunci, di antaranya Proyek Tembaga Tujuh Bukit sebagai kontributor terbesar dengan kenaikan signifikan cadangan emas dan tembaga, Tambang Emas Pani yang mencatat lonjakan cadangan emas dari 2,0 juta ounce menjadi 5,2 juta ounce atau naik 166%, serta Tambang Nikel SCM yang meningkatkan cadangan nikel menjadi 4,4 juta ton atau tumbuh 48%.

Bijih nikel yang ditemukan Group MDKA. Sumber: MDKA.

Selain itu, optimalisasi operasi di Tambang Emas Tujuh Bukit serta pembaruan asumsi ekonomi turut meningkatkan kualitas dan keekonomian cadangan.

Dari sisi operasional, pembaruan ini memperkuat umur tambang (mine life) dan memberikan visibilitas produksi jangka panjang, sekaligus mendukung pengembangan proyek-proyek strategis Perseroan. Hal ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan produksi emas dan tembaga, serta pertumbuhan bisnis nikel ke depan.

Peningkatan signifikan pada cadangan memberikan sejumlah implikasi strategis bagi PT Merdeka Copper Gold Tbk. Hal ini antara lain memperpanjang umur tambang secara material melalui bertambahnya cadangan yang dapat ditambang, meningkatkan kepastian produksi jangka panjang, serta memperkuat valuasi aset dan profil investasi perseroan.

Selain itu, kondisi ini juga mendukung pengembangan proyek-proyek utama sebagai pendorong pertumbuhan berikutnya.

“Dengan portofolio aset emas, tembaga dan nikel yang kuat, Merdeka berada pada posisi yang solid untuk menangkap peluang dinamika harga komoditas global serta permintaan jangka panjang terhadap logam,” pungkasnya.