Tambang Pani Mulai Produksi, Jadi Fondasi Pertumbuhan Merdeka Gold Resources

Tambang Pani Mulai Produksi, Jadi Fondasi Pertumbuhan Merdeka Gold Resources

Jakarta,TAMBANG,- Satu lagi produsen emas nasional yang mulai produksi tahun ini yakni PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). Seiring dengan selesainya sejumlah fasilitas utama pengolahan dan infrastruktur tambang, pada Februari 2026, Tambang Emas Pani melaksanakan produksi emas perdana. Perusahaan juga telah menandatangani Gold Sales & Purchase Agreement (GSPA) dengan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM).

Tambang emas Pani yang berlokasi di Kabupaten Pohuwato, Propinsi Gorontalo merupakan proyek emas utama perseroan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan fokus pada penyelesaian pembangunan Tambang Emas Pani ini.

Dalam laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, perseroan menjelaskan fokus perusahaan dalam mengembangkan aset Pani.. Sepanjang 2025 Perseroan menyelesaikan fase konstruksi proyek, sehingga laba bersih masih mencatatkan posisi negatif.

Kemudian pada 27 Februari 2026, Perseroan telah merealisasi pengiriman emas perdana kepada PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), sehingga Perseroan akan mencatat penjualan pertamanya pada Kuartal I-2026.

Didukung juga oleh kondisi harga emas yang kondusif serta struktur biaya produksi yang kompetitif, Perseroan memperkirakan kinerja keuangan akan berbalik menuju profitabilitas pada tahun buku 2026.

Untuk tahun 2026, Perseroan menargetkan produksi emas sebesar 100-115 ribu ons. “Dimulainya produksi emas di Pani menandai transisi penting bagi Perseroan dari tahap pembangunan menuju produksi komersial yang lebih stabil dan terukur. Fokus kami saat ini adalah memastikan proses ramp-up berjalan dengan baik sehingga Tambang Emas Pani dapat mencapai tingkat produksi optimal.”ujar Presiden Direktur EMAS, Boyke Poerbaya Abidin.

Boyke juga juga menjelaskan pembangunan proyek ini yang diawali pada 2022 sampai produksi emas perdana di Februari tahun ini. Dimulainya produksi perdana ini sekaligus memberikan fondasi bagi pertumbuhan operasional Perseroan ke depan.

“Proyek Pani memiliki basis sumber daya emas yang besar dan potensi umur tambang jangka panjang. Dengan dimulainya produksi, kami memasuki fase baru yang diharapkan dapat memperkuat kinerja operasional dan finansial untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham,” tambahnya.

Dalam proses pengembangan proyek, Perseroan sebelumnya memperoleh dukungan pembiayaan dari induk perusahaan, PT Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA). Ini yang memungkinkan pembangunan proyek dilakukan secara efisien sebelum Perseroan melaksanakan penawaran umum perdana saham.

Seperti yang disampaikan dalam Prospektus, setelah IPO, Perseroan melakukan penyesuaian struktur permodalan sebagai bagian dari pengelolaan neraca yang lebih optimal.

Untuk diketahui, Tambang Emas Pani memiliki estimasi sumber daya mineral lebih dari 7 juta ounce emas. Tambang ini dirancang sebagai operasi tambang terbuka dengan metode Heap leach. Potensi peningkatan kapasitas pengolahan secara bertahap seiring pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach yang direncanakan mulai berproduksi pada 2028.

Artikel Terkait