Tertimbun Longsor, 6 Penambang Ilegal Tewas Di Sulut

Tertimbun Longsor, 6 Penambang Ilegal Tewas Di Sulut
enam orang penambang ilegal tewas di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara (Foto: Humas BNPB)
Bolmong, TAMBANG – Sebanyak enam orang penambang ilegal tewas di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara. Mereka tewas akibat tertimbun tanah setelah terjadi bencana longsor yang menimpa lokasi sekitar penambangan, Senin (4/6).   “Lima orang tewas dan satu orang masih dalam pencarian akibat longsor di Desa Bakan Kecamatan Lolayan Kab Bolaang Mongondow Sulut,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya melalui akun media sosial, Senin (4/6).   Pasalnya korban merupakan penambang emas ilegal yang tetap bekerja saat hujan deras. Padahal, daerah itu berbukit, tanahnya gembur, lereng cukup curam dan memang rawan longsor.   Wilayah tersebut diguyur hujan pada Minggu (3/6) sore. Tanah di perbukitan itu longsor pada pukul 15.00 WITA.   “Proses evakuasi (korban) dari yang pertama sampai yang keempat agak cepat. Karena yang pertama longsornya gak terlalu banyak,” ujar tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Rusmadi yang ikut terjun ke lokasi.

Artikel Terkait

Inovatif, Harita Nickel Manfaatkan Slag Untuk Pembenah Tanah di Lahan Reklamasi

Inovatif, Harita Nickel Manfaatkan Slag Untuk Pembenah Tanah di Lahan Reklamasi

Jakarta,TAMBANG,- Salah satu isu penting dalam industri pertambangan adalah terkait pengolahan sisa hasi pertambangan. Oleh karenanya perusahaan tambang yang terintegrasi dengan kegiatan pengolahan dan pemurnian memiliki kewajiban untuk melakukan pengelolaan material sisa. Bahkan kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong praktik pertambangan yang lebih bertanggung jawab. Harita

By Egenius Soda