Beranda Mining Services Trakindo: Tingkatkan Layanan Lewat Manajemen Supplay Chain

Trakindo: Tingkatkan Layanan Lewat Manajemen Supplay Chain

Jakarta-TAMBANG. Perusahaan penyedia solusi alat berat Caterpillar, PT Trakindo Utama (Trakindo) terus meningkatkan layanan demi kepuasan konsumen. Keunggulan operasional yang didukung oleh manajemen rantai pasok dari hulu ke hilir diyakini akan mendukung keberhasilan pelanggan. Maklum saja perusahaan ini menempatkan keberhasilan pelanggan sebagai yang terdepan.

 

Sebagai perusahaan yang sudah 40 tahun bergelut di bisnis ini, Trakindo memainkan peran aktif dalam pembangunan di Indonesia. Selama ini Trakindo berusaha memenuhi kebutuhan industri pertambangan, konstruksi, kehutanan, perkebunan, kelautan, minyak dan gas serta kelistrikan.

 

Direktur dan Chief Operating Officer PT Trakindo Utama Ali R. Alhabsyi mengatakan bahwa Trakindo berkomitmen menumbuhkan daya saing pelanggan yang tercermin pada upaya membangun proses bisnis yang efisien dengan melakukan manajemen cabang dengan sistem area. “Saat ini kami membagi dalam 7 area yaitu Sumatera, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Utara, Jawa, Batu Hijau (Sumbawa) dan Tembaga Pura,”terang Ali dalam Bincang PERSpektif Trakindo, Jakarta (25/3).

 

Menurut Ali pembagian dalam tujuh area ini dimaksud untuk semakin mendekatkan produk dan layanan Trakindo pada pelanggan di seluruh Indonesia. “Pengembangan sistem jaringan distribusi ditujukan untuk melayani pengadaan suku cadang secara tepat dan efisien bagi pelanggan. Hal ini sejalan dengan komitmen Trakindo mendukung kesuksesan pelanggan di berbagai industri di Indonesia,”tandas Ali.

 

Selain itu dengan pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia dan karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan manajemen rantai pasok menjadi sangat penting. Roni Setyawan, Chief Supply Chain Officer mengatakan PT Trakindo sangat memperhatikan manajemen rantai pasokan mulai dari hulu hingga ke hilir. Pengelolaan rantai pasok dilakukan melalui perencanaan terpadu, sourcing&procurement, werehousing & distribution. “Manajemen rantai pasok ini memberikan manfaat optimal bagi pelanggan kami,”terang Rony.

 

Roni pun mengakui bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan dan pelanggan Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia menjadikan aspek distribusi sebagai suatu yang sangat penting. “Bagaimana kami menghadirkan kebutuhan pelanggan tepat waktu dan tempat. Ini bukan pekerjaan mudah,”terang Roni.

 

Lewat strategi distribusi perusahaan menyediakan transportasi, penyimpanan dan handling machine, engine, juga suku cadang yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dengan biaya efektif dan efisien. “Untuk distribusi suku cadangan kami memiliki HUB yang berperan sebagai penyalur suku cadang secara efektif,”terang Rony. Saat ini Perusahaan memiliki lima HUB yakni di Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, Samarinda dan Banjarmasin serta beberapa wilayah pertambangan,”terang Roni.

 

Dan semua itu semakin lengkap dengan keunggulan teknologi serta tenaga kerja yang sangat ahli dibidangnya.

 

Tahun ini ditengah kondisi pertambangan yang sedang melemah karena turunnya harga, perusahaan mengoptimalkan potensi yang ada di sektor lain seperti konstruksi, perkebunan, kehutanan dan kelautan. Meski demikian saat ini sektor pertambangan masih menguasai pangsa pasar khusus machine sekitar 40 sampai 45 persen.

 

Namun demikian ada beberapa sektor yang terlihat mulai tumbuh seperti konstruksi dan sektor kelautan seiring program Pemerintah yang mendorong pertumbuhan sektor infrastrutktur dan juga kemaritiman.

Artikulli paraprakProyek Pembangkit 35.000 MW Harus Gunakan Teknologi Batu Bara Bersih
Artikulli tjetërSektor Pertambangan Masih Kuasai Pangsa Pasar Trakindo