Unit Usaha UNTR, Sumbawa Jutaraya (SJR) Bakal Gandeng Antam untuk Proses Pemurnian Emas

SIMBARA tahun ini

Jakarta, TAMBANG – Unit usaha pertambangan emas PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Sumbawa Jutaraya (SJR) bakal menggandeng PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk proses pemurnian emas.

“Refenery (rencananya) di Antam. Karena mungkin volumenya masih sedikit,” ungkap Corporate Secretary UNTR, Sara K Loebis dalam Media Gathering, di Semarang, Selasa (22/10).

Sara menyampaikan, saat ini perusahaan belum bisa melakukan penjualan karena volume produksi belum memenuhi target. Ke depan, setelah terget terpenuhi SJR berencana menjualnya ke Antam juga.

“SJR mulai berproduksi di Semester II, tapi belum melakukan penjualan karena ada minimum untuk pengiriman dan penjualan. Ketika sudah mencapai targetnya, baru melakukan penjualan. Ada kemungkinan juga kita jual melalui Antam,” imbuh Sara.

Tambang Emas Milik UNTR Sumbawa Jutaraya Sudah Beroperasi, Begini Kinerjanya

Hingga akhir 2024, SJR menargetkan produksi bijih emas sebesar 15 ribu ons. Sementara tahun 2025, SJR menargetkan produksi bijih emas sebesar 30 ribu ton.

Sara menjelaskan, volume produksi bakal meningkat secara gradual pada tahun-tahun berikutnya.

“(Produksi bakal) meningkat secara gradual mungkin 30 ribu kemudian 40 ribu dan optimumnya kira kira 50 ribu ons per tahun,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, target produksi emas SJR sebesar 25 ribu ons pada tahun 2024.

SJR adalah perusahaan tambang emas dengan konsesi sebesar 8.697 hektare (ha) di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Statusnya berupa Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) yang berlaku dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2035.

Saham mayoritas SJR dimiliki anak usaha UNTR, PT Danusa Tambang Nusantara sebesar 80 persen. Sisanya dimiliki PT Sumbawa Mineral Abadi sebesar 10 persen dan PT Bahtera Samudera Abadi sebesar 10 persen.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin