United Tractors Resmi Ambil Alih Kendali Tambang Emas J Resources

PT United Tractors Tbk (UT) resmi mengambil alih kendali tambang emas milik PT J Resources Nusantara (JRN) melalui penyelesaian transaksi penjualan seluruh saham JRN di PT Arafura Surya Alam.

United Tractors Resmi Ambil Alih Kendali Tambang Emas J Resources

Jakarta, TAMBANG – PT United Tractors Tbk (UT) resmi mengambil alih kendali tambang emas milik PT J Resources Nusantara (JRN) melalui penyelesaian transaksi penjualan seluruh saham JRN di PT Arafura Surya Alam.

"Penyelesaian transaksi penjualan seluruh saham milik PT J Resources Nusantara (‘JRN’) di dalam PT Arafura Surya Alam telah resmi diselesaikan,” demikian pernyataan dalam keterbukaan informasi, Kamis (12/2).

Proses ini merupakan kelanjutan dari pengumuman sebelumnya pada 15 September 2025. Melalui surat nomor JRAP/SKLR/CSD/2025/IX/073 kepada Otoritas Jasa Keuangan, Perseroan menyampaikan bahwa pada tanggal 11 Februari 2026, JRN dan PT Danusa Tambang Nusantara telah menyelesaikan Rencana Transaksi.

Nilai rencana transaksi ini mencapai USD 540 juta atau setara Rp 8,85 triliun. PSAB menegaskan bahwa, kecuali disebutkan berbeda, seluruh informasi yang telah disampaikan sebelumnya tetap berlaku, dan istilah yang ditulis dengan huruf kapital memiliki makna sama sebagaimana tercantum dalam Keterbukaan Informasi 15 September 2025.

Nilai tersebut mencakup harga penjualan saham, nilai saham untuk pemegang saham minoritas di ASA dan PT Mulia Bumi Persada (anak perusahaan ASA), serta nilai utang pemegang saham JRN kepada ASA. Nilai bersih penjualan saham akan disesuaikan dengan posisi sejumlah pos neraca tertentu ASA pada tanggal penyelesaian transaksi.

J Resources Nusantara, anak usaha PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), melepas 99,99996% sahamnya melalui Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) yang telah ditandatangani pada Jumat (12/9/2025).

Dengan selesainya transaksi ini, United Tractors kini resmi mengendalikan operasional tambang emas J Resources, menandai langkah strategis dalam memperkuat portofolio perusahaan di sektor pertambangan logam mulia.

Artikel Terkait