UT dan PAMA Raih Penghargaan K3 Zero Accident Award dari Pemerintah Kaltim

Penghargaan K3

Jakarta, TAMBANG – PT United Tractors Tbk (UT) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA) terus berupaya secara konsisten dalam memprioritaskan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Perusahaan. Berkat konsistensinya, UT dan PAMA berhasil mendapatkan penghargaan di beberapa titik cabang dan site pada ajang K3 Zero Accident dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans). 

Adapun cabang dan site yang mendapatkan penghargaan ini meliputi  UT Site Bengalon, UT Site Berau, UT Site Bendili, UT Site Bontang, UT Site Sangatta, UT Cabang Balikpapan, UT Site Muara Lawa, UT Site Tabang, PAMA Site ABKL, PAMA Site Balikpapan Operation, PAMA Site Baya, PAMA Site BEKB, PAMA Site BRCB, PAMA Site KPC Sangatta, PAMA Site TCMM, dan PAMA Site Kideco. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda (09/08).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Kaltim atas penghargaan yang diberikan kepada UT dan PAMA. Penghargaan ini semakin memotivasi kami untuk konsisten dalam mengutamakan keselamatan dan kesehatan karyawan melalui penerapan aspek kepatuhan dalam menjalankan bisnis, prinsip keberlanjutan, dan implementasi environmental, social, and governance (ESG)” ujar Environmental, Health, and Safety (EHS) Department Head, Erika Pratiwi.

Adapun indikator dalam penghargaan ini berupa nihilnya insiden kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian atau cacat permanen pada periode tertentu, keberhasilan dalam mengimplementasikan sistem pelaporan kecelakaan yang efektif dan efisien, dan adanya tindakan perbaikan yang dilakukan secara konsisten setelah terjadinya kecelakaan.

Acara ini merupakan ajang apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang menerapkan standar K3 dan menjaga lingkungan kerja yang bebas dari kecelakaan dan pengelolaan jam kerja yang baik serta efisien. 

Harapannya, melalui penghargaan ini, UT dan PAMA bisa terus konsisten dalam membangun kesejahteraan pekerja, sehingga mampu menginspirasi lebih banyak perusahaan untuk lebih memperhatikan nilai-nilai K3 dalam menjalankan proses bisnisnya guna menjaga tata kelola perusahaan yang baik dan praktik bisnis yang berkelanjutan.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda