Vale Terjunkan Tim Tanggap Darurat ke Donggala dan Palu 

Vale Terjunkan Tim Tanggap Darurat ke Donggala dan Palu 
Jakarta, TAMBANG – PT Vale Indonesia mengirim Tim Tanggap Darurat ke lokasi gempa di Kabupaten Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, untuk membantu para korban pasca terjadinya gempa 7,7 SR dan tsunami, pada Sabtu siang (29/9).   Tim Tanggap Darurat PT Vale terdiri dari sembilan personel, dengan komposisi dua orang tenaga medis, enam anggota Fire & Emergency Services (FES) dan satu personel pengamanan. Tim dipimpin oleh Supervisor SSO Operation FES PT Vale Indonesia Tbk Samsuddin.   Di lokasi, tim berencana akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian ESDM. Tim direncanakan akan terlibat dalam kegiatan pencarian dan evakuasi korban, bantuan medis, distribusi logistik dan perbaikan infrastruktur kepada korban.   Operasi Tim rencananya akan berlangsung selama delapan hari dan dipusatkan di Kabupaten Donggala yang merupakan daerah terdampak gempa dan tsunami paling parah.   “Kami turut berduka terhadap apa yang terjadi dengan saudara-saudara kita di Donggala dan Palu. Pengiriman Tim Tanggap Darurat ini merupakan kontribusi kami untuk meringankan beban saudara kita sekaligus bentuk tanggung jawab sosial. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban korban dan tugas pemerintah dalam merehabilitasi korban,” ujar Presiden Direktur & CEO PT Vale Nico Kanter

Artikel Terkait

Perkuat Transformasi sebagai Low-Cost Operator, Elnusa Targetkan Efisiensi Operasi hingga 25%

Perkuat Transformasi sebagai Low-Cost Operator, Elnusa Targetkan Efisiensi Operasi hingga 25%

Jakarta,TAMBANG,- PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi, menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi low-cost operator hulu minyak dan gas bumi kelas dunia dalam menghadapi dinamika industri migas yang semakin menantang di tahun 2026.   Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, menyampaikan bahwa strategi ini difokuskan pada pengembangan lapangan marginal

By Egenius Soda