JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026

JAC Motors Perkuat Mobilitas Tambang dengan Kendaraan Komersial Listrik di Mining Indonesia 2026
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan kendaraan operasional yang tangguh sekaligus efisien menjadi salah satu perhatian industri pertambangan di tengah dorongan menuju operasional yang lebih rendah emisi.

Menjawab kebutuhan tersebut, JAC Motors menghadirkan solusi kendaraan komersial listrik dalam ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Melalui keikutsertaannya dalam pameran tersebut, JAC Motors memperkenalkan dua produk kendaraan energi baru (NEV), yakni Trekker T9 EV dan UrbanMover N90 EV. Kedua produk ini ditawarkan sebagai solusi mobilitas untuk mendukung aktivitas operasional industri, termasuk pada kondisi medan yang menuntut performa dan daya tahan kendaraan.

Chief Operating Officer Indomobil JAC, Reggie Kurnia, mengatakan partisipasi dalam Mining Indonesia 2026 menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat hubungan dengan pelaku industri pertambangan sekaligus memperkenalkan kendaraan komersial listrik yang sesuai dengan kebutuhan operasional.

“Partisipasi JAC Motors di Mining Indonesia 2026 menjadi momentum penting bagi kami untuk semakin dekat dengan para pelaku industri pertambangan, sekaligus memperkenalkan solusi kendaraan komersial EV yang mampu menjawab beragam kebutuhan operasional di berbagai kondisi medan,” ujar Reggie.

Menurutnya, kendaraan JAC Motors saat ini telah digunakan oleh pelanggan di berbagai wilayah Indonesia. Hal tersebut, kata Reggie, menunjukkan bahwa produk yang ditawarkan memiliki relevansi dengan kebutuhan mobilitas di Indonesia.

“Kendaraan JAC Motors telah digunakan oleh pelanggan di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini menjadi bukti bahwa produk dan solusi yang kami hadirkan memiliki relevansi dengan kebutuhan mobilitas industri di Indonesia,” katanya.

Perwakilan JAC International, Henry Xia, menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis bagi pengembangan bisnis JAC Motors. Menurutnya, Indonesia bukan hanya menjadi pasar, tetapi juga mitra penting bagi masa depan perusahaan secara global.

“Indonesia bukan sekadar sebuah pasar. Indonesia merupakan mitra strategis bagi masa depan JAC di dunia,” ujar Henry.

Di Indonesia, JAC Motors membawa dua kendaraan NEV utama. Salah satunya merupakan light truck berbasis battery electric vehicle (BEV) yang telah teruji secara global. Henry menyebut kendaraan tersebut telah didistribusikan sebanyak 100 ribu unit kepada pelanggan di berbagai negara.

Produk lainnya adalah JAC T9 double cabin 4x4 full electric terbaru yang diperkenalkan dengan nama T9 Trekker. Kendaraan ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan mobilitas di medan yang lebih beragam, termasuk sektor pertambangan.

Pada Mining Indonesia 2026, JAC Motors juga memperkenalkan fitur terbaru pada Trekker T9 EV, yakni Differential Lock. Fitur tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan traksi dan distribusi tenaga ke roda ketika kendaraan melintasi medan yang membutuhkan daya cengkeram lebih baik.

Selain teknologi, JAC Motors menawarkan program special pre-booking selama pameran dengan harga Rp868 juta on the road (OTR) Jakarta. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga normal Trekker T9 EV sebesar Rp888 juta OTR Jakarta.

Kendaraan yang ditawarkan melalui program tersebut telah dilengkapi Differential Lock dan Front Trunk.

JAC Motors juga menggelar Handover Ceremony dengan menyerahkan 150 unit Trekker T9 EV kepada tiga perusahaan sektor pertambangan. Ketiganya berasal dari Aceh, Berau, Kalimantan Timur, dan Banyuwangi, Jawa Timur.

Handover Ceremony. Istimewa.

Sebagai kendaraan double cabin listrik 4x4, Trekker T9 EV dirancang untuk mendukung mobilitas di berbagai kondisi medan dengan menawarkan efisiensi operasional serta mobilitas tanpa emisi saat berkendara.

Artikel Terkait

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan Indonesia memasuki fase operasional yang semakin menuntut efisiensi dalam segala aspek. Mulai dari tekanan produksi, kenaikan biaya operasional, kebutuhan untuk menjaga keandalan alat berat, serta implementasi B50 mendorong pelaku tambang harus memperkuat disiplin perawatan dan mengurangi risiko downtime. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertambangan

By Egenius Soda
Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang dinilai perlu memberikan kepastian hukum bagi investasi jangka panjang, termasuk sektor pertambangan. Kepastian regulasi dianggap penting agar pengembangan sumber daya alam di wilayah kepulauan dapat berjalan seiring dengan kepentingan pembangunan

By Rian Wahyuddin