Air Sisa Proses Tambang Emas Martabe Penuhi Baku Mutu

Air Sisa Proses Tambang Emas Martabe Penuhi Baku Mutu
Tambang Emas Martabe (Foto: Istimewa)
Batangtoru, TAMBANG – Hasil uji laboraturium air sisa proses Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources dan dialirkan ke Sungai Batangtoru, menunjukkan kualitas air sisa proses memenuhi baku mutu.   Pengumuman dihadiri oleh puluhan perwakilan masyarakat khususnya dari desa lingkar tambang, Lembaga Konsultasi Masyarakat Martabe (LKMM), Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Batangtoru dan Muara Batangtoru, Kapolsek Batangtoru, Danramil Batangtoru, serta berbagai perwakilan SKPD Pemkab Tapanuli Selatan,  pada Senin, (24/6).   Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources Katarina Siburian Hardono mengungkapkan, pengelolaan lingkungan berkelanjutan merupakan salah satu komitmen utama Tambang Emas Martabe. Melalui sosialisasi, masyarakat dapat mengetahui pemantauan dan pengawasan yang dilakukan oleh Tim Terpadu. Terutama pada kualitas air sisa proses ke Sungai Batangtoru.
Foto: Istimewa
  “Kegiatan sosialisasi hasil uji laboraturium ini sangat penting bagi kami sebagai bentuk transparansi terhadap komitmen pengelolaan lingkungan. Tambang Emas Martabe dikelola dengan standar berkelas dunia, dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan menjadi salah satu aspek penting. Hasil uji ini dapat menjadi barometer kepercayaan masyarakat terhadap komitmen kami,” ungkap Katarina melalui keterangan tertulis, Kamis (27/6).   Lebih lanjut Katarina mengatakan sejak pertama kali kegiatan pengumuman, diseminasi dan sosialisasi hasil uji laboraturium pada 2013, didapatkan bahwa air sisa proses Tambang Emas Martabe ke Sungai Batangtoru secara konsisten telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan.   “Kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah setempat serta daerah yang selalu mendukung, ikut mengawasi operasional Tambang Emas Martabe. Kegiatan seperti ini akan terus kami selenggarakan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, terutama di desa-desa lingkar tambang,” ujar Katarina.   Sementara oitu, Wakil Bupati Tapanuli Selatan yang juga Ketua Tim Terpadu Pemantau Kualitas Kualitas Air Limbah Tambang Emas Martabe, Aswin Effendi Siregar menuturkan, rangkaian kegiatan pengambilan sampel oleh Tim Terpadu melalui pengujian hingga sosialisasi hasil uji laboraturium air sisa proses Tambang Emas Martabe merupakan contoh baik bagi pengawasan operasional pertambangan di Indonesia.   “Semuanya terbuka. Laboraturium penguji juga independen dan akurat. Saya melihat langsung seluruh prosesnya. Masyarakat juga bisa mengetahui.  Saya berharap masyarakat dan pemerintah terus memantau kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe. Ini penting karena Sungai Batangtoru banyak manfaatnya,” ucap Aswin.   Untuk diketahui, pengumuman hasil uji laboraturium ini berdasarkan sampel air sisa proses yang diambil pada Januari-Maret 2019. Kualitas air sisa proses Tambang Emas Martabe telah memenuhi baku mutu sesuai yang tercantum dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No.202/2004. Tak hanya itu, dari hasil uji yang sama juga didapatkan bahwa kualitas air Sungai Batangtoru memenuhi baku mutu yang ada dalam Peraturan Pemerintah No.82/2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Kelas II.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin