Beranda Mineral AMMAN Catatkan Kenaikan Produksi di Kuartal I, Tembaga 98 Juta Pon, Emas...

AMMAN Catatkan Kenaikan Produksi di Kuartal I, Tembaga 98 Juta Pon, Emas 166.536 Ons

Bambang Gatot Ariyono
Ilustrasi.

Jakarta, TAMBANG – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) mencatatkan kenaikan produksi pada Kuartal I 2024. AMMAN berhasil memproduksi tembaga sebesar 98 juta pon dan emas sebesar 166.536 ons dengan produksi konsentrat sebesar 179.073 metrik ton kering.

Presiden Direktur AMMAN, Alexander Ramlie menyebut, kenaikan produksi tersebut dipengaruhi oleh tingginya kadar bijih dari fase 7.

“Kami memulai tahun 2024 dengan hasil produksi yang baik karena tingginya kadar bijih dari fase 7. Produksi konsentrat pada kuartal I 2024 naik sebesar 28 persen YoY dengan produksi tembaga dan emas masing-masing meningkat sebesar 21 persen dan 34 persen,” ungkap Alexander dalam keterangannya, Selasa (30/4).

Pada periode yang sama di tahun 2023, produksi tembaga AMMAN hanya mencapai 80 juta pon, produksi emas 124.253 ons serta produksi konsentrat sebesar 139.360 metrik ton kering.

Sementara penjualan konsentrat kuartal ini mencapai 150.368 metrik ton kering, naik 9 persen dibanding Kuartal I 2023 yang sebesar 137.828 metrik ton kering. Penjualan tembaga mencapai 80 juta pon dan penjualan emas 137.539 ons.

Penjualan bersih AMMAN sepanjang kuartal ini sebesar USD 602 juta, naik satu persen dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai USD 597 juta.

“Meskipun hasil produksi yang baik pada Kuartal I 2024, penjualan bersih hanya naik sebesar 1 persen,” jelas Direktur Keuangan AMMAN, Arief Sidarto.

Menurut dia, kenaikan penjualan bersih yang tidak signifikan disebabkan penurunan harga tembaga sebesar 19 persen yang diimbangi oleh peningkatan volume penjualan emas dan tembaga masing-masing sebesar 15 persen dan 5 persen serta peningkatan harga emas sebesar 9 persen.

“Selain itu, terdapat penundaan pengiriman selama beberapa minggu pada bulan Januari 2024 karena kami perlu merevisi izin ekspor agar bea ekspor tetap 10 persen,” tambah Arief.

Penurunan terjadi pada kinerja keuangan. Pada Kuartal I 2024, AMMAN hanya mampu membukukan laba bersih sebesar USD 131 juta atau turun sebesar 27 persen dari periode sama tahun 2023 yang mencapai USD 179 juta.

“AMMAN melaporkan laba bersih sebesar USD 131 juta pada Kuartal I 2024, 27 persen lebih rendah dibandingkan dengan Kuartal I 2023 sebesar uSD 179 juta,” beber Arief.