ANTAM Bagikan Dividen Rp5,04 Triliun
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun atau 70%
Jakarta, TAMBANG - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun atau 70% dari laba bersih Tahun Buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Keputusan ini menjadi salah satu mata acara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2025 (“RUPST 2025”) di Jakarta.
Sementara itu, sebesar Rp2,16 triliun atau 30% ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha, penguatan fundamental bisnis, serta pelaksanaan berbagai proyek strategis Perseroan ke depan.
Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak penting dalam perjalanan Perseroan.
“Di tengah dinamika pasar global dan tantangan industri, ANTAM berhasil mencatatkan kinerja operasional dan keuangan terbaik sepanjang sejarah Perseroan. Capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan ANTAM dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Untung dikutip dalam keterangan resmi, Rabu (17/6).
Keputusan pembagian dividen tersebut didukung oleh kinerja operasional dan keuangan ANTAM yang mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah Perseroan. Pada tahun 2025, ANTAM membukukan pendapatan sebesar Rp84,64 triliun, meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya.
Perseroan juga mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp7,92 triliun, tumbuh signifikan 106% dibandingkan capaian tahun 2024.
Pencapaian tersebut diraih di tengah tantangan global yang ditandai oleh volatilitas harga komoditas, dan ketidakpastian makroekonomi. Kinerja positif Perseroan didukung oleh optimalisasi portofolio komoditas, peningkatan kinerja operasional, pengelolaan biaya yang efektif, serta penguatan eksekusi strategi bisnis yang terarah untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.