Bosch Rexroth Luncurkan Hidrolik Baru, Si Mungil Cytropac

Bosch Rexroth Luncurkan Hidrolik Baru, Si Mungil Cytropac
SONY DSC
Jakarta, TAMBANG – Penyedia layanan teknologi, Bosch Rexroth meluncurkan hidrolik baru yang berperawakan mungil. Namanya Cytropac Hydraulic Power Unit. Ia punya ukuran diameter 36 sentimeter dan tinggi badan 60 sentimeter.   “Jika dibandingkan dengan power unit lain di kelasnya, Cytropac hanya membutuhkan ruang pasang 50 persen lebih kecil,” kata General Manager Indonesia Bosch Rexroth, Hasbi A. Lubis di kantornya, Jumat (5/10).   Cytropac dibekali teknologi sensor dengan berbagai varian, bahkan ada juga teknologi yang dapat memberikan informasi secara real time. Meliputi informasi temperatur, tekanan dan lain sebagainya.   Pantauan tersebut berguna untuk memprediksi langkah perawatan unit yang tersambung dengan Cytropac. Informasi dapat diberikan melalui jaringan 3G atau 4G. Disediakan kabel USB di badan Cytropac yang dapat dicolok ke laptop. Informasi yang ditampilkan pada laptop, bisa dikirim langsung ke ruang penyimpanan data.   “Terobosan ini merupakan bagian untuk mendorong upaya menuju revolusi industri 4.0 yang mengandalkan kecanggihan digital,” sambung Hasbi.   Selain itu, hidrolik mungil ini juga punya tingkat kebisingan mesin yang sangat rendah dibandingkan kompetitor lain di kelasnya, Cytropac memiliki desain tersendiri yang mampu menutup sumber dentuman suara perputaran mesin yang menyebabkan kebisingan.   Khusus di industri tambang, berkat ukurannya yang mungil, Cytropac dapat diandalkan untuk membantu proses hidrolik pada lokasi-lokasi tambang yang terpencil. Berat Cytropac yang hanya sekitar 70 kilogram, membuatnya mudah dibawa pindah-pindah lokasi.   Soal target pasar, Cytropac menyasar seluruh industri yang punya proses manufaktur, termasuk juga mesin-mesin pabrik, konstruksi, industri migas, pertanian dan perkebunan.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin