BUMN India Incar Tambang Batu Bara di Indonesia

BUMN India Incar Tambang Batu Bara di Indonesia
TAMBANG, JAKARTA. COAL India Ltd, BUMN pemonopoli batu bara di India, tengah berupaya membeli tambang batu bara di Indonesia. Sepuluh tahun lalu, Coal India gagal melakukannya.   ‘’Kami terus berhubungan dengan BUMN di Indonesia, untuk melihat apakah kami bisa mendapatkan lisensi tambang batu bara,’’ kata Direktur Utama Coal India, Suthirtha Bhattacharya, sebagaimana dikutip The Hindu, kemarin. Coal India mencari lisensi tambang di Afrika Selatan, Australia, dan Indonesia, tetapi belum berhasil mendapatkannya.   India merupakan pasar penting bagi batu bara Indonesia. Selama April-Juni 2016, India mengimpor 23,40 juta ton batu bara.   Dewan Direksi Coal India telah menyetujui rencana pembuatan nota kesepahaman antara Coal India bersama African Exploration Mining and Finance Corp (AEMFC), dan Transnet SOC Ltd, perusahaan yang dimiliki oleh Pemerintah Afrika Selatan, untuk identifikasi, eksplorasi, pengembangan, akuisisi, dan pengelolaan aset batu bara di Afrika Selatan.   Saat ini, total tagihan Coal India dari perusahaan pembangkit batu bara, dari Januari-April 2016 mencapai Rs. 13.684 crore (sekitar Rp 26,78 triliun), tetapi akan berkurang menjadi Rs 11.866 crore (sekitar Rp 23,23 triliun) pada 1 September. Sebanyak Rs 2.000 crore masih menjadi sengketa antara Coal India dengan pembeli.   Untuk menyelesaikan sengketa itu, telah dibentuk komite penyelesaian. Negosiasi dan berbagai pertemuan terus berlangsung untuk merampungkan sengketa tersebut.   Foto : Buruh tambang di India. Sumber foto: livemint.com

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin