Catat Kenaikan, Pendapatan ABM Investama Sentuh USD1,49 Miliar Sepanjang 2023

ABM Investama
Public Expose kinerja PT ABM Investama (ABMM) sepanjang tahun 2023 di Jakarta, Rabu (15/5). Dok: Rian.

Jakarta, TAMBANG – PT ABM Investama Tbk (ABMM) mencatatkan kinerja ciamik sepanjang tahun 2023. Perusahaan energi terintegrasi ini berhasil membukukan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar USD 1,49 miliar.

Angka tersebut tumbuh 3,2 persen dari tahun sebelumnya, dengan marjin laba bersih yang diraih sebesar 19,36 persen, meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 18,67 persen.

Adapun laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 289,0 juta atau naik 7,07 persen dari tahun sebelumnya sebesar USD 269,91 miliar. Sedangkan total ekuitas mencapai USD 758.93 juta atau tumbuh 22,9 persen dibandingkan 2022 yang berkisar USD 617.5 juta.

Masifnya kinerja ABM Group tak lepas dari kecakapan perusahaan dalam mengantisipasi kondisi pasar global yang fluktuatif, lantaran sepanjang tahun lalu ABM Group sukses melampaui target dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

Melalui anak usahanya, perusahaan investasi strategis dengan solusi pertambangan dan energi terintegrasi ini aktif merespon kondisi perekonomian yang dinamis dengan meningkatkan keunggulan operasional di segala bidang pekerjaan.

”Operational Excellence selalu menjadi strategi utama Perseroan untuk memaksimalkan efisiensi dan menjaga efektivitas operasional dengan aspek keselamatan pekerja sebagai prioritas utama,” ujar Direktur Utama ABM Investama, Achmad Ananda Djajanegara atau Andi, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Public Expose (Pubex) di Jakarta, Rabu (15/5).

Sepanjang tahun 2023, ABM Group fokus pada peningkatan manajemen permodalan serta mengkaji portofolio investasi secara aktif untuk memastikan nilai tambah dan return yang maksimal atas investasi tersebut, sejalan dengan strategi keberlanjutan yang tengah dijalankan oleh ABMM.

Dalam menunjang kebutuhan pasar, Cipta Kridatama (CK) selaku anak usaha ABMM, sukses menjadi kontraktor tambang terbesar ke-4 pada 2023 silam. Untuk diketahui, sepanjang tahun lalu CK juga berhasil mencatatkan volume overburden removal sebesar 276,56 juta Bank Cubic Meter (BCM), yang mana merupakan pencapaian terbaik CK selama ini.

Baca juga: Targetkan Overburden Removal 300 Juta BCM di 2024, Cipta Kridatama Lakukan Strategi Ini

Dari sisi logistik, bisnis ABM Group turut disokong oleh Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) yang saat ini tersebar di 43 daerah dan 22 provinsi Indonesia, yang berhasil mencatatkan On Time Delivery (OTD) sebesar 94,67 persen di tahun lalu.

Tak ketinggalan, Sanggar Sarana Baja (SSB) pun memiliki kontrak kerja dengan beberapa perusahaan raksasa dalam bentuk proyek infrastruktur di sektor pertambangan, yang berhasil mencapai Productive Hours sebanyak 2,3 juta jam sepanjang tahun 2023.

Berkat kinerjanya yang moncer, tahun ini ABM Group memasang strategi bisnisnya dengan mengoptimalkan sinergi grup ABM, memprioritaskan keamanan dan keselamatan kerja, serta memaksimalkan kinerja keuangan.

“Capaian yang diraih ABM Group tentunya tak lepas dari peran insan kami dan kolaborasi antar perusahaan. Kinerja yang kami raih pada tahun lalu tak lantas membuat kami cepat puas, sehingga tahun ini kami akan memasang target dan strategi untuk memperkuat bisnis,” pungkas Andi.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin