Beranda CSR Cetak SDM Unggul, Anak Usaha ABM Investama Gelar Machining Development Program

Cetak SDM Unggul, Anak Usaha ABM Investama Gelar Machining Development Program

ABMM
Sebanyak 16 orang mengikuti MDP PT Sanggar Sarana Baja (SSB). Dok: Istimewa

Jakarta, TAMBANG – Anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM), PT Sanggar Sarana Baja (SSB) perusahaan yang bergerak di bidang jasa rekayasa dan manufaktur menggelar Machining Development Program (MDP).

Kegiatan ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang menyasar masyarakat di area operasional. MDP juga salah satu upaya SSB untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan dapat bersaing di dunia kerja.

“Peserta MDP diminta untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para mentor dan menjadikan MDP sebagai modal untuk bekerja dan bersaing di lapangan,” ujar Direktur SSB, Johan Budisusetija dalam keterangannya, dikutip Senin (29/1).

Lebih lanjut, Johan menambahkan sebanyak 16 peserta MDP berhasil menyelesaikan training dan memasuki tahap On The Job Training (OJT). Sebelum terjun ke dunia kerja, peserta pun diminta untuk memperoleh certificate of achievement dengan kemampuan yang unggul.

Adapun peserta MDP berasal dari beberapa wilayah Kalimantan seperti Balikpapan, Samarinda, serta Sebamban. Mereka dibekali training pengoperasian mesin CNC, pengoperasian portable line boring machine, hingga pengoperasian mesin bubut. Ke depan, diharapkan skill peserta dapat diasah dan mampu bersaing di dunia kerja.

“Selamat kepada 16 peserta MDP yang telah menyelesaikan pelatihan dengan baik. Ke-16 peserta juga sudah memasuki tahap OJT untuk mempraktikkan ilmu yang diterima dan mengasah soft skill mereka. Kami berharap kemandirian dan kedisiplinannya dapat teruji sehingga siap menerima tantangan di dunia kerja,” ujar Johan.

Salah satu peserta yang merasakan manfaat MDP yakni Yogi Nur Hasyim yang mengaku mendapatkan manfaat terkait keamanan di lingkup kerja dan pentingnya penggunaan mesin sesuai standar yang ditetapkan.

“MDP memberikan saya banyak pengetahuan tentang proses pengerjaan di bidang industri mulai dari mesin yang digunakan, alat ukur dan masih banyak lagi ilmu yang saya dapatkan dalam mengikuti program MDP. Saya bangga dapat menjadi bagian dari program ini,” kata Yogi.

Senada, Adriansyah menyatakan, wawasan dan keterampilannya kian berkembang usai mengikuti program MDP. Berkat pelatihan yang diberikan, pria asal Sebamban ini mampu mengoperasikan mesin dan pengelasan.

“Tentunya pengetahuan dan keterampilan saya jadi lebih bertambah, karena saya jadi tahu alat ukur dan apa itu mesin bubut, welding, dan sebagainya. Padahal, dulunya saya tidak tahu seperti apa rangkaian prosesnya dan sekarang justru jadi lebih tahu dan bisa mengoperasikan mesin,” ujar Adriansyah.

Untuk diketahui, MDP telah melewati serangkaian kegiatan di beberapa wilayah. OJT sudah dilakukan sejak 17 Desember 2023 – 17 Januari 2024 di Balikpapan, SSB Sebamban, serta SSB Samarinda.

Anak usaha ABMM ini pun ke depannya terus melebarkan komitmennya dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dengan begitu, perusahaan secara aktif dapat membantu pemerintah dalam membuka lapangan pekerjaan.