Beranda Asosiasi Di Indonesia Weekend Miner 2026, Dirjen Minerba Tegaskan Pentingnya Komunikasi yang Intensif

Di Indonesia Weekend Miner 2026, Dirjen Minerba Tegaskan Pentingnya Komunikasi yang Intensif

Jakarta,TAMBANG,-Industri pertambangan sejauh ini menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan perekonomian nasional. Kontribusi yang diberikan mulai dari sisi pendapatan negara, penyerapan tenaga kerja sampai pada pertumbuhan ekonomi daerah. Meski demikian harus diakui masih ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi. Untuk itu dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dengan semua pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan tersebut.

Indonesian Mining Association (API-IMA) sebagai salah satu organisasi di industri pertambangan sejauh ini telah menyediakan berbagai wadah koordinasi dan kolaborasi. Salah satunya berkolaborasi dengan Harian Kompas menggelar Indonesia Weekend Miner (IWM) 2026.  Digelar paka akhir pekan, event kali ini mengusung tema “Strategi Industri Pertambangan: Inovasi, Investasi, dan Daya Saing dalam Era Hilirisasi”.

“API-IMA sebagai mitra pemerintah senantiasa memberikan dukungan pada arah sektor pertambangan nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan. Sepanjang tahun 2025, sektor pertambangan dihadapkan pada berbagai peristiwa dan tantangan mulai dari perubahan lanskap global, dinamika kebijakan, hingga tantangan keberlanjutan operasional dan hilirisasi,”tandas Ketua Umum IMA Rachmat Makassau.

Meski menghadapi semua tantangan, Rachmat menegaskan industri ini harus terus berjalan  dengan dukungan dari pemerintah khususnya Ditjen Minerba. “Saya yakin dengan kolaborasi yang baik, industri kita akan maju terlepas dari semua tantangan yang ada. Untuk itu, API-IMA menghadirkan event ini bagi seluruh pemangku kepentingan. Dengan harapan dialog ini menjadi momentum refleksi bersama untuk menemukan langkah strategis dalam menghadapi tantangan industri.”tandas Rachmat.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Tri Winarno turut hadir dalam kesempatan ini. Dalam sambutannya Tri menegaskan pentingnya komunikasi yang intensif dalam meningkatkan sinergi di dunia pertambangan.

“Saya rasa komunikasi yang intens sangat diperlukan tapi diperluas dengan stakeholder-stakeholder lainnya. Terhadap isu-isu yang terjadi akhir-akhir ini kita komunikasikan dengan beberapa stakeholder terkait, agar ada penyelesaian atau solusinya.”tandas Tri.

Event Indonesia Weekend Miner ini dihadiri sekitar 150 peserta yang terdiri anggota IMA, perwakilan pemerintah, praktisi pertambangan, akademisi, dan pengamat pertambangan. Dalam sesi diskusi panel hadir para pembicara mulai dari Direktur Hilirisasi Perikanan & Kelautan unit Deputi Bidang Hilirisasi & Investasi Strategis, Kementerian Investasi & Hilirisasi Mohamad Faizal. Kemudian Direktur PT Adaro Indonesia Priyadi, Presiden Direktur PT Vale Indonesia,Tbk (INCO) Bernardus Irmanto dan Head of Center of Industry, Trade and Investment INDEF Andry Satrio Nugroho.

Para pembicara menjelaskan strategi para pelaku usaha pertambangan dalam menghadapi dinamika global dan tantangan di industri. Para pelaku usaha juga menceritakan upaya yang dilakukan untuk tetap bertahan ditengah dinamika nasional dan global. Semuanya bermuara pada upaya menciptakan rantai nilai yang kompetitif.

Berbagai isu penting di industri pertambangan juga didorong dengan tetap mengedepankan komitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip Green Mining, Good Mining Practices maupun ESG (Economy, Sosial, Governance). Komitmen ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan industri dalam mendukung agenda nasional, termasuk hilirisasi dan peningkatan nilai tambah.

Direktur Hilirisasi Perikanan & Kelautan unit Deputi Bidang Hilirisasi & Investasi Strategis Mohamad Faizal menjelaskan bagaimana menarik investasi khusus dalam mendorong hilirisasi. Ia menjelaskan perspektif pemerintah dalam menjaga daya tarik investasi di sektor hilirisasi nasional di tengah dinamika global yang semakin menantang. Salah satunya melalui pemberian insentif.

“Pemerintah telah memberikan insentif di sektor hilirisasi. Tahun ini sektor hilirisasi naik, yang menunjukkan minat untuk sektor ini besar dengan adanya insentif yang menarik seperti tax holiday, tax allowance, masterlist untuk impor bahan baku. Selain itu, insentif non-fiskal juga krusial.tandas Faizal.

Ia pun menegaskan bahwa perusahaan mengharapkan komitmen dan dukungan dari pemerintah dalam berinvestasi, karena sektor ini padat kapital dan bersifat long-term. Dukungan ini menjadi kunci berjalannya hilirisasi.

Untuk diketahui, Indonesia Weekend Miner merupakan bagian dari kesinambungan Indonesia Mining Summit yang telah berlangsung pada tahun 2023 dan 2024. Ajang ini menjadi bentuk sumbangsih IMA sebagai asosiasi tambang nasional yang tertua di Indonesia terhadap pengembangan dunia pertambangan tanah air.

Diharapkan forum ini dapat menjadi titik awal bagi dialog yang berkelanjutan sepanjang tahun, bukan hanya sebagai forum diskusi tetapi sebagai ruang bersama untuk menyusun langkah strategis bagi penguatan arah industri pertambangan Indonesia yang berdaya saing, dan berkelanjutan.