Dorong Penyelesaian RKAB, Ditjen Minerba Gelar Coaching Clinic

Lelang Dirjen Minerba
Ilustrasi: Kantor Ditjen Minerba, Kementerian ESDM. Dok: Rian.

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaksanakan Coaching Clinic untuk mendorong percepatan penyusunan penyusunan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) perusahaan tambang.  

“Di (Ditjen) Minerba, kami juga melaksanakan akselerasi untuk percepatan RKAB dimana teman-teman kami terutama yang di mineral dan batubara saat ini juga sedang melaksanakan kegiatan Coaching Clinic dengan mengundang para pelaku usaha untuk bisa segera menyelesaikan RKAB-nya,” ujar Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Bambang Suswantono dalam RDP dengan Komisi VII DPR, dikutip Kamis (21/3).

Bambang bilang bimbingan singkat tersebut efektif karena langsung menyasar terhadap kendala yang dialami perusahaan tambang selama pengajuan RKAB.

“Upaya ini sangat efektif sekali sehingga mereka pelaku jadi mengerti dan diharapkan kedepan mereka tidak akan kesulitan lagi untuk bisa melengkapi persyaratan RKAB-nya,” imbuh dia.

Menurutnya, Coaching Clinic telah dilaksanakan dengan melibatkan 701 badan usaha. Setelah mengikuti coaching clinic, sebanyak 164 badan usaha telah disetujui RKAB-nya, 8 badan usaha ditolak dan 7 badan usaha tidak hadir dalam pelaksanaan Coaching Clinic.

“Adapun komitmen perbaikan atas Coaching Clinic ini dari tanggal 19 sampai dengan 25 Februari yang lalu terdapat sebanyak 33 badan usaha,” kata Bambang.

Coaching Clinic selanjutnya dilaksanakan pada tanggal 26 Februari sampai tanggal 3 Maret diikuti 122 badan usaha, tanggal 4 Maret sampai tanggal 10 Maret diikuti 132 badan usaha, tanggal 11 sampai 16 Maret terdapat 141 badan usaha. Selanjutnya pada tanggal 17 Maret terdapat 114 badan usaha sehingga total yang telah mengikuti Coaching Clinic sebanyak 545 badan usaha.

“Coaching Clinic ini memang sengaja kita buat terobosan karena memang begitu Kepmen 373 termasuk di dalamnya masalah RKAB banyak badan usaha yang tidak bisa melengkapi persyaratan entah tidak bisa atau tidak tahu sehingga perlu kita adakan pendekatan dengan cara kita panggil, kita undang untuk Coaching Clinic,” ucapnya.

“Ini diharapkan ke depan mereka sudah mengetahui apa yang harus dikerjakan untuk penyiapan RKAB. Kami bekerja dengan teliti dan hati-hati diharapkan RKAB yang kita keluarkan valid tidak ada lagi permasalahan-pasalan hukum di kemudian hari yang para badan usaha,” tutup Bambang.

Artikel Terkait

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Jakarta,TAMBANG,- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, meninjau langsung kesiapan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Jumat (18/9). Kunjungan dilakukan di lokasi Metering Regulating Station (MRS) Jargas dan dilanjutkan dengan

By Egenius Soda
Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Jakarta,TAMBANG,- Satu lagi terobosan yang dilakukan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). Kali ini perusahaan memperkuat komitmennya terhadap ekonomi sirkular melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Danantara, Jakarta, terkait pengembangan proyek percontohan Decentralized Waste Management (DWM) Kota Bandung pada Senin, (14/9). Proyek ini menjadi langkah awal

By Egenius Soda