DPR RI Apresiasi Kementerian ESDM Raih Opini WTP 2024

Gakkum ESDM

Jakarta, TAMBANG – Komisi XII DPR RI mengapresiasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024.

Apresiasi ini disampaikan Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya dalam Rapat Kerja antara Komisi XII DPR RI dengan Menteri ESDM yang diselenggarakan di Ruang Rapat Komisi XII DPR RI, Gedung Nusantara I, Jakarta, pada Senin 14 Juni 2025.

“Kami menyatakan apresiasi terhadap kementerian ESDM yang telah menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan Keuangan Pemerintah Pusat LKPP tahun 2024 Oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” ujar Bambang Patijaya, dikutip dalam keterangan resmi, Selasa (15/7).

Rapat kerja ini secara khusus membahas hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2024. Dalam rapat, dipaparkan bahwa Kementerian ESDM berhasil meningkatkan kualitas laporan keuangannya, yang ditandai dengan perolehan opini WTP, sebuah peningkatan dari opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada tahun 2023.

Keberhasilan dalam pengelolaan keuangan ini juga tercermin dari kinerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM. Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, realisasi PNBP tahun 2024 mencapai Rp269,65 triliun. Angka ini melampaui target yang ditetapkan, yaitu Rp238,39 triliun dengan capaian sebesar 113%. Kinerja positif ini didukung oleh kontribusi dari subsektor migas, minerba, dan panas bumi.

“Sementara realisasi PNBP sektor ESDM secara keseluruhan sampai dengan bulan Juni 2025 sebesar Rp117,17 triliun 46% dari target Rp254,49 triliun. Jadi, insyaallah untuk target APBN Bisa kita capai secara keseluruhan Untuk 2025, sekalipun memang kerjanya berat,” jelas Bahlil.

Komisi XII DPR RI juga berharap agar prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. Dengan laporan keuangan yang akuntabel, DPR dapat menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan dengan lebih optimal, memastikan setiap rupiah anggaran negara di sektor ESDM benar-benar digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Baca juga: Dorong Hilirisasi, PTBA Kembangkan Briket Batu Bara sebagai Energi Serbaguna

Artikel Terkait

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Pemerintah Tegaskan Ekspor Mineral Ikutan Tetap Berjalan, Kajian Logam Tanah Jarang Disiapkan

Jakarta, TAMBANG – Pemerintah menegaskan bahwa pelaksanaan ekspor produk pertambangan beserta turunannya tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku dan tidak dimaksudkan untuk menghambat ekspor mineral ikutan, termasuk potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terkandung dalam komoditas tambang utama. Penegasan tersebut menjadi salah satu hasil rapat koordinasi lintas kementerian yang membahas implementasi

By Rian Wahyuddin