Beranda Tambang Today Umum ESDM Kukuhkan ‘Mine Rescue Team’ Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung

ESDM Kukuhkan ‘Mine Rescue Team’ Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung

Mine Rescue Team
Pengukuhan Mine Rescue Team Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat (Sumbar) oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Minerba, Kementerian ESDM, Sunindyo Suryo Herdadi. Dok: Istimewa

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengukuhkan ‘Mine Rescue Team’ Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (16/11).

Sebelum dilantik, tim penyelamat pertambangan tersebut sebelumnya telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dasar Mine Rescue di Aula Balai Diklat Tambang Bawah Tanah.

Sekretaris BPSDM, Wakhid Hasyim mendorong giat diklat di tambang bawah tanah agar dijadikan badan layanan umum (BLU). Tujuannya supaya keterampilan dan kompetensi regu penyelamat semakin berkembang.

“Untuk penyelenggaran Pendidikan dan Pelatihan di Balai Diklat Tambang Bawah Tanah dapat didorong lebih lanjut untuk menjadi Badan Layanan Umum supaya lebih berkembang lagi dalam penyelenggaraan diklat terkait tambang bawah tanah,” ujar Wakhid dalam keterangan tertulis yang diterima tambang.co.id, Jumat (17/11).

Direktur Teknik dan Lingkungan Kementerian ESDM, Sunindyo Suryo Herdadi menyebut keberadaan Mine Rescue Team sangat penting terutama di kedua daerah tersebut. Dia berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi Tim Rescue tersebut dengan mengupayakan adanya orang yang berkompeten maupun peralatan yang memadai.

“Kali ini kita sudah selangkah lebih maju serta berkomitmen untuk peningkatan kompetensi Tim Rescue tersebut dengan mengupayakan adanya orang yang berkompeten maupun peralatan yang memadai,” ujar Sunindyo.

Kepala Inspektur Tambang ini kemudian menyampaikan supaya BPSDM KESDM serta Forkopimda Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung untuk bersama mendorong peran aktif Tim Mine Rescue sehingga juga dapat berperan untuk Mitigasi kebencanaan.

“Forkopimda Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung agar secara bersama mendorong peran aktif Tim Mine Rescue. Sehingga juga dapat berperan untuk Mitigasi kebencanaan maupun hal lainnya yang bersifat kedaruratan dari bencana alam sebagai bagian tanggung jawab sosial dari subsektor pertambangan minerba,” bebernya.

Hal serupa diungkapkan Pj Walikota Sawahlunto, Zefnihan. Dia mendorong agar tindak lanjut diklat dasar Mine Rescue dapat bekerja sama lebih lanjut untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan terkait tambang bawah tanah maupun terkait Pendidikan dan Pelatihan teknis lainnya.

“Terkiat pertambangan skala nasional juga bisa diselenggarakan di Kota Sawahlunto untuk perkembangan sumber daya manusia sektor ESDM serta kota Sawahlunto mendapatkan benefit multiplier effect perekonomian dari penyelenggaraan Pendidikan dan pelatihan di Kota Sawahlunto,” tutur Zefnihan.

Sebagai informasi, kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil Pertemuan Direksi Perusahaan Pertambangan Provinsi Sumatera Barat yang telah dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2023. Di dalamnya terdapat prakarsa dari Direksi Perusahaan untuk pembentukan Tim Mine Rescue Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung.

Pemerintah mendorong agar pembentukan Tim Mine Rescue terpadu dapat diinisiasi serta dikelola dalam bentuk organisasi yang formal secara aktif oleh para pelaku usaha dan pemangku kepentingan di Kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung.