FINI Dorong Peningkatan Standar Keselamatan di Smelter Nikel

FINI
Sumber: Finickel.org

Jakarta, TAMBANG — Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) bersama dss+ menggelar sebuah acara eksklusif bagi para anggotanya di Hotel JW Marriott, Jakarta, Kamis, 27 November 2025. 

Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen industri terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (Occupational Health & Safety/OHS) dalam operasional smelter nikel di Indonesia.

Acara ini merupakan tindak lanjut dari amanah Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE), yang sebelumnya disampaikan dalam sesi coffee morning bersama FINI. 

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen ILMATE menegaskan pentingnya peningkatan kinerja keselamatan di seluruh fasilitas pengolahan dan pemurnian nikel, mengingat kompleksitas dan risiko tinggi yang melekat pada industri tersebut.

Sumber: Finickel.org

Salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Budiawansyah, Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia. Ia diundang khusus untuk berbagi pengalaman profesional mengenai penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja yang ketat di industri pengolahan nikel. 

Dalam pemaparannya, Budiawansyah menekankan pentingnya budaya keselamatan yang dibangun secara konsisten, mulai dari manajemen puncak hingga pekerja di lapangan.

Menurut FINI, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran pengetahuan antarpelaku industri, sehingga standar keselamatan smelter nikel di Indonesia dapat terus meningkat dan sejalan dengan praktik terbaik global. Acara ini juga menjadi momentum bagi perusahaan anggota FINI untuk menyelaraskan strategi keselamatan dengan tuntutan regulasi dan ekspektasi publik.

Dengan adanya forum seperti ini, FINI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif mendorong industri nikel yang lebih aman, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.

Artikel Terkait

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Hadir di Mining Indonesia 2026, EMLI Perkenalkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan Indonesia memasuki fase operasional yang semakin menuntut efisiensi dalam segala aspek. Mulai dari tekanan produksi, kenaikan biaya operasional, kebutuhan untuk menjaga keandalan alat berat, serta implementasi B50 mendorong pelaku tambang harus memperkuat disiplin perawatan dan mengurangi risiko downtime. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor pertambangan

By Egenius Soda
Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Pakar Nilai RUU Daerah Kepulauan Harus Beri Kepastian Investasi Pertambangan

Jakarta, TAMBANG - Direktur Eksekutif Indonesia Mining & Energy Watch, Ferdy Hasiman menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan yang dinilai perlu memberikan kepastian hukum bagi investasi jangka panjang, termasuk sektor pertambangan. Kepastian regulasi dianggap penting agar pengembangan sumber daya alam di wilayah kepulauan dapat berjalan seiring dengan kepentingan pembangunan

By Rian Wahyuddin