GeoDipa-KKT Kerja Sama Pengembangan Proyek Panas Bumi Patuha Utara Bandung

Panas Bumi Geodipa

Jakarta, TAMBANG – PT Geo Dipa Energi (GeoDipa) bekerja sama dengan PT Kopjasa Keahlian Teknosa (KKT) terkait rencana pengembangan proyek panas bumi di wilayah Patuha Utara, Kabupaten Bandung.

Kerja sama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Eksplorasi dan Pengembangan Niaga GeoDipa, Ilen Kardani, dan Direktur Utama KKT, Hermawati Parinduri, di Kantor KKT, Jakarta, Selasa (16/01).

Berdasarkan MoU tersebut, GeoDipa dan KKT akan melakukan kerja sama terkait pemanfaatan lahan bersama untuk menunjang rencana proyek panas bumi di Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Wilayah tersebut merupakan wilayah kerja eksplorasi GeoDipa yang berdampingan dengan wilayah pembangunan dan pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Cibuni, milik KKT. Selain itu, kerja sama tersebut juga mencakup pengelolaan sosial bersama selama pelaksanaan pengembangan proyek panas bumi tersebut.

Direktur Utama KKT, Hermawati, menjelaskan bahwa pihaknya menyambut baik dengan adanya kerja sama antara GeoDipa dan KKT. Hal ini dikarenakan dengan adanya kerja sama tersebut akan memberikan dampak positif terhadap efisiensi pemanfaatan lahan untuk pengembangan proyek panas bumi di wilayah Patuha Utara.

“Ini merupakan kerja sama yang baik juga untuk kedepannya. KKT memiliki lapangan geothermal kecil di Patuha, tetangga kita hanya GeoDipa dan masyarakat di sekitar wilayah kerja, oleh karena itu kita akan bersinergi untuk menjaga kondusifitas untuk pengembangan proyek panas bumi,” kata Hermawati.

Sementara itu, Direktur Eksplorasi dan Pengembangan Niaga GeoDipa, Ilen Kardani, menjelaskan bahwa saat ini GeoDipa tengah melakukan kegiatan penyiapan safeguard instrument sebelum melakukan eksplorasi di wilayah Patuha Utara yang bredampingan dengan wilayah PLTP Cibuni milik KKT. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kerjasama dan sinerja antara GeoDipa dan KKT untuk mendukung rencana proyek tersebut.

“Perlu juga untuk menlanjutkan sinergi yang telah dilakukan antara KKT dengan masyarakat, agar kondusifitas di wilayah dapat terjaga dengan baik. Melalui kerjasama ini juga membuktikan komitmen perusahaan dalam percepatan pemanfaatan energi panas bumi,” ujarnya.

Artikel Terkait

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Jakarta,TAMBANG,- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, meninjau langsung kesiapan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Jumat (18/9). Kunjungan dilakukan di lokasi Metering Regulating Station (MRS) Jargas dan dilanjutkan dengan

By Egenius Soda
Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Jakarta,TAMBANG,- Satu lagi terobosan yang dilakukan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). Kali ini perusahaan memperkuat komitmennya terhadap ekonomi sirkular melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Danantara, Jakarta, terkait pengembangan proyek percontohan Decentralized Waste Management (DWM) Kota Bandung pada Senin, (14/9). Proyek ini menjadi langkah awal

By Egenius Soda