HINO Resmikan Diler Baru di Narogong

HINO Resmikan Diler Baru di Narogong

Jakarta - TAMBANG. Dalam rangka memperluas layanan penjualan dan purna jual, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sebagai diler utama truk Hino di Tanah Air meresmikan diler baru yang berlokasi di Narogong, Bekasi, Selasa (27/1).

Diler baru tersebut beralamat di Jl. Raya Narogong Km.21, No.30, Bekasi, Jawa Barat. Diler baru yang memiliki konsep 3S (Sales, Service, Spareparts) ini siap meladeni pemesanan unit kendaraan komersial Hino berbagai tipe. Ini didukung dengan adanya unit display pada bagian showroom-nya.

“Melalui Dealer resmi kami di wilayah Narogong, HMSI berkomitmen untuk memberikan Total Support kepada customer Hino dan pembukaan Dealer 3S ini juga sebagai bentuk untuk memaksimalkan servis kepada pelanggan Hino”, ungkap Hiroo Kayanoki, President Director Hino Indonesia.

Dipilihnya Narogong sebagai lokasi jaringan terbaru Hino lantaran kawasan ini merupakan salah satu distrik pemasaran yang dianggap sangat potensial oleh pabrikan kendaraan komersial asal Jepang ini.

Bersama PT Bypassindo Jaya Indah (BJI) selaku diler resmi Hino, gerai penjualan dan perawatan truk Hino ini dibangun di lahan seluas 4.082 meter persegi, dengan total bangunan seluas 1.522 meter persegi.

Acara pembukaan ini dihadiri oleh Toshiro Mizutani, Commissioner HMSI; Hiroo Kayanoki, President Director HMSI; Santiko Wardoyo, Director Sales & Promotion HMSI; Shinji Yamasaki, Director HMSI; Irwan Supriyono, Senior Executive Office After Sales Division HMSI; Vivi Kartawinata, Director BJI; Yusuf Kartawinata, Commissioner BJI.

Selain itu, untuk memuaskan pelanggan dan konsumen barunya, bagian bengkel dilengkapi 6 bay servis untuk melakukan perawatan berkala, perbaikan ringan, perbaikan berat hingga perbaikan komponen. Ditambah juga fasilitas gudang suku cadang seluas 116 meter persegi.

Sementara itu, Santiko Wardoyo mengatakan, “dengan dibukanya diler di Narogong ini dengan fasilitas 3S ( Sales, servis dan spare part ) maka kami optimis kedepannya penjualan Hino di wilayah Jawa Barat atau khususnya Bekasi akan terus meningkat."

Ia mengungkapkan, tahun lalu Hino memiliki market share 60% untuk segmen truk sedang dan 16,2% untuk segmen truk ringan. Dengan semakin nyaman dan primanya layanan, Hino berharap dapat memberikan pelayanan yang memuaskan bagi pelanggan.

"Sehingga di akhir tahun nanti ditargetkan Hino dapat menguasai 65% market share segmen truk sedang dan 18% segmen truk ringan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

PERTAMISI Dorong Penyesuaian Spesifikasi Ekspor, Kepastian HPM, Tata Kelola dan Percepatan Hilirisasi Silika

Jakarta, TAMBANG – Besarnya potensi silika Indonesia belum sepenuhnya berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Kepastian harga, klasifikasi komoditas, spesifikasi ekspor, hingga persoalan perizinan masih menjadi tantangan dalam mendorong pengembangan industri silika dari hulu hingga hilir. Persoalan tersebut menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dialog Silika Indonesia: Harga Patokan Mineral Silika

By Rian Wahyuddin
PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

PGN Siap Jadi Offtaker dan Transporter Biomethane yang Dikembangkan Toyota dan KIS

Jakarta,TAMBANG,- Pengembangan biomethane yang memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan kini mulai mendekati tahap akhir pengembangan. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkolaborasi Toyota Tsusho Indonesia (TTI) dan PT KIS Biofuels Indonesia (KIS) untuk mengoptimasi pemanfaatan biomethane tersebut dalam rangka memastikan kesediaan pasokan energi domestik masa

By Egenius Soda
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan tambang batubara plat merah, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mempersiapkan operasional yang andal dalam menjaga keberlanjutan produksi. Perencanaan tersebut mempertimbangkan persetujuan pemerintah, prioritas kebutuhan domestik, serta dinamika pasar ekspor di tengah transisi energi. Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan, mengatakan perusahaan tetap berada pada jalur yang tepat

By Egenius Soda