Honay Ajkwa Lorentz-Tambang Mineral Papua Bakal Bangun Pabrik Keramik dan Semen dari Tailing Freeport

Pabrik semen keramik
istimewa

Jakarta, TAMBANG – PT Honay Ajkwa Lorentz bersama PT Tambang Mineral Papua (TMP) akan mendirikan pabrik keramik dan semen berbahan baku tailing dari PT Freeport Indonesia (PTFI). Pabrik tersebut direncanakan berlokasi di Timika, Papua Tengah.

Direktur PT Honay Ajkwa Lorentz, Fenty Widiyawati, menyatakan bahwa pendirian pabrik ini merupakan langkah strategis untuk mendukung program pembangunan berkelanjutan yang diusung pemerintah.

“Pengelolaan tailing kami lakukan secara serius, dan ini merupakan salah satu cara kami, dalam mendukung peraturan pemerintah Indonesia dalam pelestarian lingkungan, pengelolaan yang kami lakukan meliputi kegiatan menghasilkan, mengangkut, mengedarkan, menyimpan, menggunakan dan membuang,” ucap Fenty dalam keterangannya, dilansir Senin (6/1).

Menurutnya, nilai investasi pembangunan pabrik keramik dan semen ini sekitar Rp 3,1 triliun dengan menerapkan sistem kerja sama bagi hasil. Pabrik keramik dan pabrik semen ini berlokasi di Jl. Nabire Mil 32, Samping Mayon 754 Timika, Papua Tengah sangat dekat dengan pusat kota, dan berdiri di atas lahan seluas 9 hektar di tahap pertama.

Kata dia, pembangunan pabrik akan menyerap 500 – 900 lapangan pekerjaan.  Proses rekrutmen tenaga kerja memperbolehkan orang asli papua yang masih usia produktif namun belum atau tidak memiliki ijazah formal, kemudian perusahaan akan memberikan pelatihan kepada seluruh pegawai yang telah diterima.

“Pelatihan yang akan diberikan seperti pelatihan bahasa inggris, kelistrikan, mekanik dan lain – lain.  Proses pembangunan ini ditargetkan akan selesai di tahun 2026, di awal produksi tahap pertama pabrik ditargetkan akan memproduksi 21 juta ton semen,” ucapnya.

“Sebelum pembangunan pabrik ini kami juga sudah mempersiapkan pembangunan infrastruktur yang dapat menunjung kebutuhan operasional pabrik ini dan kami mengundang para investor untuk bergabung bersama kami, dan kami yakin dengan adanya pabrik semen dan keramik di Papua dapat menekan harga semen di Papua” imbuh Fenty.

Kementerian ESDM Resmi Implementasikan B40 Mulai 1 Januari 2025

Di awal bulan Februari PT Honay Ajkwa Lorents bersama TMP dan pemangku adat Panius Kogoya akan melakukan Groundbreaking dan upacara adat Bakar Batu, sebelum pelaksanaan groundbreaking akan ada rangkaian agenda lainnya seperti di tanggal 6 Januari – 8 Januari 2025 akan diadakan rapat kerja investasi yang akan dilakukan di Surabaya, kemudian selanjutnya akan diadakan proses rekrutmen tenaga kerja dengan komposisi 80% orang asli Papua (OAP) dan 20% bukan asli Papua.

Di tanggal 10 Januari 2025 akan dilakukan perapihan  di area pabrik disertai doa bersama dari perwakilan kepala suku besar dari 10 Kabupaten yang berada di Timika saat ini yang akan dibuka oleh Bapak Panius Kogoya,

Kemudian di tanggal 20 Januari 2025 akan ada pelantikan dan pengembangan manajemen dari Surabaya, di hari dan tanggal yang sama akan diadakan seminar pada pukul 13.00 – 17.30 yang akan dibuka oleh Bapak S.M Albert, Direktur Tenaga kerja dan pemasaran, PT TMP dan Bapak Hamdani, General Manager, PT Honay Ajkwa Lorents.

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin