IMA Minta Ada Masa Transisi Dari Kebijakan Tata Kelola Ekspor yang Baru

IMA Minta Ada Masa Transisi Dari Kebijakan Tata Kelola Ekspor yang Baru

Jakarta,TAMBANG,- Asosiasi Pertambangan Indonesia (API-IMA) menegaskan perlunya panduan lebih jelas dalam proses transisi kebijakan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam strategis.

“Dibutuhkan kejelasan agar proses negosiasi yang krusial bagi perusahaan dapat tetap berjalan untuk keberlanjutan perusahaan dan
menjaga kestabilan pasar,” ungkap Direktur Eksekutif API-IMA, Sari Esayanti.

Sebagai sektor vital yang mendukung perekonomian nasional, industri pertambangan memerlukan kepastian dalam pelaporan dan keterlibatan Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara, Kementerian ESDM.

Selanjutnya, IMA juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kontrak jangka panjang yang telah ada, termasuk penjualan jangka pendek.

Pelaku industri mengandalkan kejelasan dan konsistensi dalam kontrak untuk menjaga keberlangsungan bisnis dan investasi yang sudah dilakukan.

Artikel Terkait

XCMG Indonesia Bangun Pusat Re-manufaktur di Balikpapan, Perkuat Fondasi Ranti Nilai Di Indonesia

XCMG Indonesia Bangun Pusat Re-manufaktur di Balikpapan, Perkuat Fondasi Ranti Nilai Di Indonesia

Jakarta,TAMBANG,-Seremonial Peletakan Batu Pertama Pusat Re-manufaktur XCMG Indonesia digelar di Balikpapan, Indonesia. Fasilitas ini akan dijadikan sebagai pusat overhaul dan remanufaktur komponen peralatan pertambangan pertama XCMG di luar negeri. Kegiatan peletakan batu secara simbolis tersebut tidak hanya menandai dimulainya pembangunan pusat layanan purnajual yang mencakup seluruh masa

By Egenius Soda