Ini Harapan Pengusaha Tambang Batu Bara kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

produksi
Ilustrasi: Pelabuhan batu bara PT Mifa Bersaudara.

Jakarta, TAMBANG – Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) berharap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) anyar, Bahlil Lahadalia dapat menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) di sisa masa jabatan dua bulan ini. Salah satunya terkait kejelasan Mitra Instansi Pengelola (MIP) dana iuran batu bara.

“Sampai saat ini MIP belum ada kejelasan. Kita berharap dalam 2 bulan ini Menteri baru dapat menyelesaikan sejumlah tugas yang masih menjadi pekerjaan rumah,” ungkap Plt Direktur Eksekutif APBI Gita Mahyarani kepada tambang.co.id, Senin (19/8).

Kata Gita, sebelum diimplementasikan, MIP batu bara sebaiknya disosialisasikan dan disimulasi terlebih dulu. Tujuannya agar semua badan usaha pertambangan batu bara mendapat kejelasan secara detail.

“Ada baiknya sebelum diterapkan lebih dulu tahapan sosialisasi dan simulasi juga dijalani lebih dulu,” beber Gita.

Gita juga berharap Menteri ESDM Bahlil dapat memastikan praktik pertambangan yang baik alias good mining practices (GMP) terhadap semua pemegang izin usaha pertambangan (IUP). “Harapan lainnya pasti tentang tata kelola tambang dijalankan untuk seluruh pemegang IUP,” imbuh Gita.

MIP batu bara nantinya bertindak sebagai pihak yang memungut dan mengelola iuran dari pengusaha batu bara untuk menutup selisih antara harga pasar dan harga kewajiban domestic market obligation (DMO).

Pembentukan MIP bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan batu bara domestik atau DMO untuk kelistrikan nasional dengan ketentuan harga USD 70 per ton. Skema ini untuk menghindari ekspor batu bara besar-besaran ketika harga sedang tinggi.

Diberitakan sebelumnya, progres aturan MIP batu bara tinggal menunggu persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Beleid ini nantinya diterbitkan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).

Begini Kabar Terbaru Mitra Instansi Pengelola (MIP) Batu Bara

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin