Isi Bulan K3, Tambang Emas Martabe Sosialisasikan Keselamatan Pada Pelajar

Isi Bulan K3, Tambang Emas Martabe Sosialisasikan Keselamatan Pada Pelajar
Jakarta,TAMBANG. Berbagai kegiatan dilakukan perusahaan tambang dalam mengisi bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Tidak hanya kegiatan di dalam perusahaan tetapi juga dengan masyarakat sekitar. PT Agincourt Resources misalnya sebagai bagian dari merayakan Bulan K3, melakukan sosialisasi praktek K3 pada pelajar. Kegiatan ini dilakukan di SMP Negeri 2 Batangtoru, Sabtu (15/2).   Direktur Operasional PT Agincourt Resources Darryn McClelland mengatakan, perayaan Bulan K3 di Tambang Emas Martabe tak hanya menyoal implementasi K3 untuk pertambangan berkelas dunia, tapi juga bagaimana menularkan praktik tersebut kepada masyarakat.   Tahun ini pengelola tambang emas Martabe ini mengusung tema, “Optimalisasi Kemandirian Masyarakat Berbudaya K3 pada Era Revolusi Industri 4.0 Berbasis Teknologi Informasi”.   “Keselamatan adalah tentang kita, dan bagaimana kita sebagai manusia berinteraksi dengan lingkungan, baik di tempat kerja maupun rumah. Kita semua harus memastikan bahwa kita mengerti dengan benar dan baik bagaimana menjaga keselamatan di manapun. Oleh karena itu, pada perayaan Bulan K3 tahun ini, kami ingin memperkenalkan dan menyebarluaskan mengenai praktik keselamatan pertambangan dan berlalu lintas kepada para pelajar di Batangtoru,” terang Darryn.   Terkait dengan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, Tambang Emas Martabe tak hanya menyosialisasikan bagaimana adab berkendara di jalan raya, tapi juga bagaimana menjaga keselamatan jika berjalan kaki, memiliki rumah di pinggir jalan raya, dan lainnya.   Pada kesempatan yang sama Tambang Emas Martabe juga menggelar Kompetisi Poster Keselamatan Indonesia dengan tema “Aku dan Keluargaku Aman dan Selamat” yang diikuti oleh ratusan pelajar di Batangtoru.   Darryn juga menjelaskan, secara internal, Tambang Emas Martabe berkomitmen untuk terus mempertahankan tidak ada kecelakaan yang mengakibatkan kehilangan jam kerja (Lost Time Injuries) sepanjang tahun ini. Tak hanya itu, perusahaan juga terus berupaya meningkatkan pemahaman para karyawan terhadap praktik K3.   “Sepanjang 2019, praktik keselamatan dan kesehatan kerja di Tambang Emas Martabe dan seluruh kontraktor telah mencapai skor 80,6% dan termasuk berkinerja baik berdasarkan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) Kementerian ESDM). Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kinerja tersebut pada tahun-tahun mendatang.”lanjut Darryn.   Selain kegiatan-kegiatan di atas, Tambang Emas Martabe juga menggelar berbagai kompetisi internal seperti Lomba Penulisan Artikel, Lomba Poster Keselamatan, Lomba Foto dan Pesan Keselamatan, Lomba Video, dan Lomba Fitness Drill.   Tak hanya itu menandai Bulan K3, jugak dilaksanakan upacara pembukaan , peragaan penyelamatan korban di ketinggian oleh Emergency Response Team (ERT) Tambang Emas Martabe, serta seminar implementasi SMKP dengan pemateri mantan Kasubdit K3 Kementerian ESDM Eko Gunarto.  

Artikel Terkait

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin