Kaltim Belajar dari Jateng, Perkuat Tata Kelola Pertambangan yang Berkelanjutan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk mempelajari praktik tata kelola pertambangan yang dinilai berhasil mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan kepastian hukum

Kaltim Belajar dari Jateng, Perkuat Tata Kelola Pertambangan yang Berkelanjutan
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Dok. jatengprov.go.id

Semarang, TAMBANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk mempelajari praktik tata kelola pertambangan yang dinilai berhasil mengintegrasikan aspek ekonomi, lingkungan, dan kepastian hukum. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Kaltim memperkuat pengelolaan sektor pertambangan yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, mengatakan bahwa Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang layak dijadikan referensi dalam pengelolaan pertambangan karena memiliki regulasi yang relatif lengkap dan pendekatan pengawasan yang lebih terintegrasi.

dok. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

"Kami ingin mempelajari bagaimana tata kelola pertambangan dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat ekonomi, tetapi tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kepatuhan terhadap aturan," ujar Seno Aji dalam pertemuan tersebut. Semangat pembelajaran ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk terus memperbaiki pengawasan dan pengelolaan sumber daya alam di daerahnya.

Menurut Seno, penguatan tata kelola menjadi kebutuhan mendesak mengingat sektor pertambangan masih menjadi tulang punggung perekonomian Kalimantan Timur. Namun, ia menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus dibarengi dengan pengawasan yang efektif serta perlindungan lingkungan yang memadai.

dok. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah dalam membangun tata kelola pertambangan yang lebih baik.

Menurutnya, pengelolaan pertambangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga harus mampu menjamin keberlanjutan lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar tambang.

"Kami terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan Jawa Tengah. Tata kelola pertambangan yang baik harus didukung regulasi yang jelas, pengawasan yang kuat, serta komitmen semua pihak untuk menjaga kelestarian lingkungan," kata Taj Yasin.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memang terus melakukan pembenahan sektor pertambangan mineral bukan logam dan batuan (MBLB), termasuk memperkuat pengawasan, sinkronisasi tata ruang, serta penertiban aktivitas pertambangan tanpa izin. Upaya tersebut juga mendapat pendampingan dari berbagai lembaga untuk memastikan tata kelola berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Pertemuan antara kedua pemerintah daerah tersebut diharapkan dapat menghasilkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Artikel Terkait

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (COâ‚‚) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda
Minerba Convex 2026 Perkuat Kolaborasi, Tata Kelola Tambang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

Minerba Convex 2026 Perkuat Kolaborasi, Tata Kelola Tambang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat

Jakarta, TAMBANG — Sebanyak 18 asosiasi subsektor industri pertambangan mineral dan batu bara bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menggelar Minerba Convention and Expo (Convex) 2026 pada 2–3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Minerba Convex 2026 akan dibuka secara

By Rian Wahyuddin
Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Meningkat 46 %, ANTAM Catatkan Laba Bersih Rp9,66 Triliun hingga September 2026

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari–September 2026. Emiten pertambangan berkode saham ANTM ini membukukan laba bersih sebesar Rp9,66 triliun, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,61 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh optimalisasi kinerja operasional, penguatan strategi pemasaran,

By Rian Wahyuddin