Laju Rupiah Tertahan di Rp13.390 per USD

Laju Rupiah Tertahan di Rp13.390 per USD
ilustrasi
Jakarta, TAMBANG – Laju Rupiah mengakhiri pekan sebelum libur dengan pelemahan. Tampaknya pelaku pasar mencoba mengamankan posisi untuk antisipasi kondisi selama libur Lebaran. Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran support Rp13.930 dan resisten Rp13.914 per USD.     Binaartha Institutional Research, pada Rabu (20/6), menuliskan Di, pergerakan USD dan JPY juga sedang mengalami kenaikan seiring permintaan kedua mata uang tersebut yang sedang tinggi. Adanya pertemuan G-7 yang memicu kekhawatiran membuat permintaan atas mata uang safe haven meningkat setelah adanya twitter Presiden Trump, yang menyerang pemimpin Kanada dan Uni Eropa sehingga berimbas pada pergerakan Rupiah yang kian terdepresiasi.   Pasca sentimen pertemuan G-7 telah usai, kini Rupiah dihadapkan pada sentimen potensi kembali terjadinya perang dagang antara AS dan China, setelah AS berencana mengenakan tarif 10 persen terhadap sejumlah barang-barang impor Tiongkok senilai USD200 miliar sebagai lanjutan dari pengenaan barang-barang impor China senilai USD50 miliar.   Permintaan akan sejumlah mata uang safe haven diperkirakan akan kembali meningkat sehingga dikhawatirkan Rupiah akan cenderung kembali tertekan. Waspadai jika potensi pelemahan kembali terjadi.    

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin
XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin