Lautan Luas-PTPL Tandatangani MoU Bidang Specialty Chemicals dan Lubricants

PTPL Chemicals
Istimewa

Jakarta, TAMBANGPT Lautan Luas Tbk (LTLS) dan PT Pertamina Lubricants (PTPL) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bidang pelumas dan speciality chemicals dengan jaringan produksi dan distribusi global.

LTLS sendiri merupakan perusahaan penyedia bahan baku dan solusi kimia terintegrasi dengan pengalaman 74 tahun melalui tiga sektor bisnis—manufaktur, distribusi, serta layanan pendukung dan jasa.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal bagi kedua perusahaan untuk menjajaki peluang kolaborasi strategis dalam pengembangan dan penyediaan produk specialty chemicals serta lubricants. Ruang lingkup penjajakan meliputi pemenuhan kebutuhan pelumas industri, termasuk pelumas food grade untuk aplikasi hidrolik dan roda gigi, serta metal working fluid yang berpotensi dipasarkan kembali oleh Lautan Luas hingga peluang joint development produk bernilai tambah (High Value Added/HVA) seperti bahan baku LBO untuk white oil dan aditif anti-busa (anti-foam additive).

Direktur Pengelola PT Lautan Luas Tbk, Joshua C. Asali, mengatakan, kerja sama ini akan membuka peluang besar untuk sinergi antara Lautan Luas dan Pertamina Lubricants.

“Lebih dari sekadar penjajakan bisnis, kami melihat kolaborasi ini dapat berkontribusi pada kemandirian industri nasional melalui substitusi impor, efisiensi rantai pasok, serta pengembangan produk specialty chemicals bernilai tambah tinggi yang dihasilkan dari riset di dalam negeri,” ujar Joshua dalam keterangannya, Rabu (27/8).

Direktur Komersial PT Lautan Luas Tbk, Soewandhi Soekamto, menambahkan bahwa melalui penjajakan potensi kolaborasi ini, kedua perusahaan dapat menghadirkan efisiensi, memperluas pangsa pasar kedua perusahaan, sekaligus mendukung pertumbuhan industri dalam negeri.

“Kami percaya melalui penjajakan potensi kolaborasi ini, kedua perusahaan dapat menghadirkan efisiensi, memperluas pangsa pasar kedua perusahaan, sekaligus mendukung pertumbuhan industri dalam negeri,” ucap dia.

Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Werry Prayogi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperluas portofolio produk dan memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok domestik dan global.

“Kemitraan dengan Lautan Luas sejalan dengan komitmen Pertamina Lubricants untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan memanfaatkan kekuatan jaringan distribusi global PTPL dan keahlian Lautan Luas di bidang bahan kimia, kami optimistis kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak, mendukung pengembangan produk dalam negeri, dan pada akhirnya mengurangi ketergantungan impor,” ujar Werry.

Penandatanganan MoU ini juga akan menjadi dasar pembahasan perjanjian kerja sama lebih spesifik di masa mendatang, termasuk rencana kerja sama operasional antara entitas anak LTLS dan PTPL yang mencakup peluang distribusi bersama di pasar internasional.

Artikel Terkait

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

DSI Lengkapi Jajaran Komisaris dan Direksi, Jalankan Mandat Ekspor SDA Strategis

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI kini memiliki jajaran Komisaris dan Direksi lengkap untuk mendukung pelaksanaan mandatnya dalam tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Komisaris DSI dipimpin Komisaris Utama Cipung Noer, bersama Tony Wenas, Prof. Mari Elka Pangestu, dan Harold Tjiptadjaja sebagai Komisaris. Jajaran tersebut memiliki

By Rian Wahyuddin
DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

DSI Petakan Ekspor USD14 Miliar, Potensi Optimalisasi Nilai Capai USD5 Miliar

Jakarta, TAMBANG – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI mengumumkan kesiapan operasional dalam menjalankan mandat pengelolaan ekspor komoditas strategis Indonesia. Dalam waktu sedikit lebih dari dua bulan, DSI telah membangun visibilitas analitis terhadap sekitar 6.500 deklarasi ekspor dengan nilai lebih dari USD14 miliar. DSI dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)

By Rian Wahyuddin
SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin