MDKA Produksi Emas 26.652 Ons Sepanjang Kuartal I 2026
T Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memproduksi emas sebanyak 26.652 ons pada kuartal I 2026.
Jakarta, TAMBANG - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memproduksi emas sebanyak 26.652 ons pada kuartal I 2026.
Total produksi tersebut berasal dari dua anak usahanya, yakni PT Bumi Suksesindo (BSI) yang mengoperasikan Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, serta PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS) yang mengoperasikan Tambang Emas Pani di Gunung Pani, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
"Capaian ini naik sebesar 5% dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2025 karena didukung oleh kontribusi produksi perdana dari Tambang Emas Pani yang dioperasikan oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk (IDX: EMAS)," ungkap Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro, dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (1/7).
Tambang Emas Tujuh Bukit mencatat harga jual rata-rata sebesar USD4.841 per ounce, dengan biaya kas sebesar USD685 per ounce, termasuk royalti dan kredit perak. Dengan demikian, tambang tersebut menghasilkan margin tunai sebesar USD4.156 per ounce.
Albert menyampaikan bahwa MDKA mencatat awal tahun yang kuat pada 2026, didukung oleh kenaikan harga jual emas, peningkatan volume penjualan limonit, penguatan margin nikel, serta kontribusi penjualan perdana dari Tambang Emas Pani.
"Kinerja ini menunjukkan ketahanan portofolio Perseroan yang terdiversifikasi dan mencerminkan fokus kami yang berkelanjutan pada eksekusi yang disiplin, optimalisasi biaya, serta pengembangan platform pertumbuhan utama di sektor emas, nikel, dan tembaga," ujarnya.
Di sisi lain, emas menjadi kontributor terbesar terhadap EBITDA MDKA pada kuartal I 2026 dengan kontribusi sebesar USD89 juta. Selanjutnya, Nickel Pig Iron (NPI) menyumbang EBITDA sebesar USD67 juta, limonit USD48 juta, High-Grade Nickel Matte (HGNM) USD25 juta, dan tembaga USD19 juta. Capaian tersebut menunjukkan kemampuan MDKA dalam menangkap peluang penguatan margin melalui portofolio logam yang terdiversifikasi.