MET CONNEX 2026 Dorong Kolaborasi Mining dan Metalurgi untuk Perkuat Hilirisasi Mineral

Upaya memperkuat sinergi tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan MET CONNEX 2026 edisi ketiga yang mengusung tema “Strengthening Indonesia’s Metallurgy Industry: Towards Sustainable Growth and Global Competitiveness.”

MET CONNEX 2026 Dorong Kolaborasi Mining dan Metalurgi untuk Perkuat Hilirisasi Mineral

Jakarta, TAMBANG – Integrasi antara sektor pertambangan (mining) dan pengolahan mineral (mineral processing/metallurgy) menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar energi global. Di tengah dorongan transisi energi menuju sumber yang lebih bersih dan berkelanjutan, sinkronisasi teknologi dari proses penambangan hingga tahap pengolahan akhir dinilai krusial untuk menciptakan industri yang efisien, stabil, dan bernilai tambah tinggi.

Upaya memperkuat sinergi tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan MET CONNEX 2026 edisi ketiga yang mengusung tema “Strengthening Indonesia’s Metallurgy Industry: Towards Sustainable Growth and Global Competitiveness.” Kegiatan ini menjadi forum yang mempertemukan para pemangku kepentingan di sektor pertambangan dan pengolahan mineral untuk membahas pengembangan industri metalurgi nasional.

MET CONNEX 2026 dirancang sebagai platform kolaborasi yang menghubungkan pelaku industri pertambangan, perusahaan metalurgi, penyedia teknologi, investor, hingga pembuat kebijakan. Melalui forum ini diharapkan tercipta sinergi dalam mendorong peningkatan nilai tambah komoditas mineral dan logam Indonesia.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai inovasi teknologi di bidang pengolahan mineral, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses produksi sekaligus mendukung penerapan praktik industri yang lebih berkelanjutan.

Acara yang akan digelar di Jakarta International Community Center (JICC) ini menghadirkan dua agenda utama.

Pada 11 Mei 2026, akan diselenggarakan Technical Mineral Processing Short Course, yaitu sesi pelatihan teknis yang ditujukan bagi para profesional di sektor pengolahan mineral. Kegiatan ini menghadirkan praktisi dan akademisi yang akan membahas berbagai topik, mulai dari studi kelayakan proyek, tahapan pengembangan fasilitas pengolahan, hingga strategi optimasi proses mineral processing.

Selanjutnya pada 12–13 Mei 2026, rangkaian acara dilanjutkan dengan Conference & Exhibition yang mempertemukan para pemimpin industri, regulator, dan penyedia teknologi. Forum ini akan menghadirkan diskusi panel mengenai perkembangan industri metalurgi, kebijakan hilirisasi mineral di Indonesia, serta tren teknologi terbaru dalam pengolahan mineral.

Selain sesi diskusi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pameran teknologi serta agenda networking yang diharapkan dapat membuka peluang kerja sama strategis antara pelaku industri.

Penyelenggaraan MET CONNEX 2026 diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat ekosistem hilirisasi industri mineral di Indonesia. Melalui kolaborasi antara sektor pertambangan dan metalurgi, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri pengolahan mineral sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pengolahan mineral strategis di tingkat global.

Artikel Terkait

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Jakarta, TAMBANG — Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) menilai penggunaan anak perusahaan atau perusahaan afiliasi sebagai kontraktor jasa pertambangan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan praktik transfer pricing. Hal tersebut disampaikan menyusul terbitnya aturan baru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam jasa

By Rian Wahyuddin
Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) menghadirkan fasilitas pergudangan terintegrasi di Osowilangun, Surabaya. Aksi ini sebagai penghubung bagi industri logistik di Jawa Timur, dan konektivitas penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. “Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur

By Rian Wahyuddin
Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih apresiasi dari Waste4Change melalui kategori Strategic Partnership & Innovation Award atas inisiatif dalam proyek Jasa Konsultan Studi Pendahuluan dan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Apresiasi tersebut diberikan dalam

By Rian Wahyuddin