Modal US$ 400 Juta Jepang Bidik Sektor Kelistrikan

Modal US$ 400 Juta Jepang Bidik Sektor Kelistrikan
Jakarta-TAMBANG. Tertarik di sektor pembangunan pembangkit listrik di Indonesia, Jepang siapkan investasi US$ 400 juta. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, mengaku di tahun ini Jepang minat membenamkan investasi barunya sebesar US$ 1,725 miliar di Indonesia. Tidak lagi didominasi oleh sektor-sektor tradisional investor Jepang seperti sektor otomotif dan elektronik, kali ini Jepang minat membidik kegiatan usaha baru di Indonesia. Adapun, minat investasi baru ini meliputi bidang moda transportasi massal US$ 1,1 miliar, pembangunan terminal bandara US$ 200 juta, pembangunan jalur pipa gas US$ 20 juta, industri bahan bangunan US$ 3 juta dan industri mesin pertanian dan komponennya US$ 2 juta. “Termasuk pembangunan pembangkit listrik senilai US$ 400 juta,” ujar Franky dalam keterangan persnya di Jakarta. Di luar itu, lanjut Franky, terdapat juga komitmen investasi yang sudah memperoleh Izin Prinsip dari BKPM untuk pembangunan pembangkit listrik senilai US$ 2,7 miliar. Adapun, minat investasi di bidang pembangkit listrik ini terletak di Provinsi Sumatera Utara. Menurut Franky, minat investasi Jepang ini di dapat dari kegiatan roadshow pemasaran investasi yang dilakukan BKPM di Jepang pada 25-28 Januari 2016 lalu, BKPM secara berturut-turut telah melakukan promosi investasi ke empat prefektur yaitu Aichi (Nagoya), Okayama, Tokyo dan Saitama.

Artikel Terkait

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Kebut 1 Juta Pelanggan di 2028, KSP Ikut Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah Tangga

Jakarta,TAMBANG,- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, meninjau langsung kesiapan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) yang dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Jumat (18/9). Kunjungan dilakukan di lokasi Metering Regulating Station (MRS) Jargas dan dilanjutkan dengan

By Egenius Soda
Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Pertamina NRE Dorong Waste-to-Value melalui Proyek Decentralized Waste Management di Kota Bandung

Jakarta,TAMBANG,- Satu lagi terobosan yang dilakukan Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE). Kali ini perusahaan memperkuat komitmennya terhadap ekonomi sirkular melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kantor Danantara, Jakarta, terkait pengembangan proyek percontohan Decentralized Waste Management (DWM) Kota Bandung pada Senin, (14/9). Proyek ini menjadi langkah awal

By Egenius Soda