PAMA Akselerasi Pendidikan di Pedalaman: SMK Maharati Wisuda Angkatan Ketiga dan Hadirkan Program Elektrifikasi Sekolah
Kontraktor pertambangan dan produsen energi, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) bersama PT Tuah Turangga Agung (TTA) melalui Yayasan Bina Harati PAMA, kembali membuktikan komitmen berkelanjutannya dalam memajukan pendidikan di wilayah pedalaman.
Kapuas, TAMBANG – Kontraktor pertambangan dan produsen energi, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) bersama PT Tuah Turangga Agung (TTA) melalui Yayasan Bina Harati PAMA, kembali membuktikan komitmen berkelanjutannya dalam memajukan pendidikan di wilayah pedalaman.
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Maharati yang berlokasi di area operasional ring satu PAMA MCIP, Desa Buhut Jaya, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, menyelenggarakan acara wisuda pelepasan siswa untuk Angkatan Ketiga pada Jumat (8/5).
Presiden Direktur PT Pamapersada Nusantara (PAMA), Hendra Hutahean, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap ekosistem pendidikan.
"Apa yang kita rayakan hari ini adalah awal, bukan akhir. Ke depan, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat harus terus kita perkuat. Karena pendidikan bukan tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab kita bersama," ungkap Hendra.

Pada perhelatan wisuda ini, SMK Maharati meluluskan sebanyak 79 siswa-siswi berprestasi. Lulusan tersebut terbagi dalam dua program keahlian unggulan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan industri modern, yakni 51 siswa dari Jurusan Teknik Alat Berat (TAB) dan 28 siswa dari Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV).
Angka kelulusan pada tahun ini mencatatkan pencapaian yang sangat positif, yakni meningkat hingga 54% jika dibandingkan dengan jumlah wisudawan pada angkatan pertama.
Peningkatan ini merupakan indikator nyata dari tingginya antusiasme serta kepercayaan masyarakat sekitar terhadap kualitas pendidikan yang dihadirkan oleh SMK Maharati.
Serap Lulusan melalui Konsep BMW
Selaras dengan visi kolaborasi tersebut, PAMA bersama manajemen SMK Maharati memiliki target agar seluruh lulusan dapat menjadi individu yang berdaya saing dan mandiri. Hingga angkatan ketiga ini, PAMA terus mengupayakan serapan lulusan yang maksimal melalui konsep "BMW".
Pertama, Bekerja. PAMA menyalurkan tenaga kerja terampil yang siap pakai ke berbagai industri, termasuk di dalam ekosistem perusahaan.
Kedua, Melanjutkan Pendidikan. PAMA memberikan dukungan dan jalur bagi siswa yang berprestasi untuk meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Ketiga, Wirausaha. PAMA membekali siswa dengan kemandirian untuk membuka lapangan kerja baru di daerah mereka.
Melalui program pendampingan karier, para siswa telah melalui proses pemetaan, pembekalan karakter, serta keahlian hidup untuk memastikan tingkat penyerapan lulusan mencapai angka maksimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pedalaman.
Langkah Berkelanjutan Lewat Program Elektrifikasi
Rangkaian acara wisuda pada hari ini juga dilanjutkan dengan sebuah langkah maju dalam pengembangan fasilitas dan infrastruktur sekolah. Pada kesempatan yang sama, dilakukan prosesi simbolis peletakan batu pertama atas program elektrifikasi SMK Maharati di Desa Buhut Jaya.
Inisiatif elektrifikasi ini tidak hanya difokuskan pada peningkatan kualitas fasilitas fisik sekolah, tetapi juga selaras dengan komitmen keberlanjutan dan efisiensi energi perusahaan.

Terkait hal ini, Direktur PAMA sekaligus Presiden Direktur Energia Prima Nusantara (EPN), Chynthia Theresa AM, menyampaikan bahwa program elektrifikasi ini mendukung proses pembelajaran serta meningkatkan efisiensi energi di lingkungan PAMA Group.
"Program ini secara bersamaan mendukung proses belajar mengajar yang lebih kondusif, namun juga mengupayakan efisiensi fuel consumption di PAMA Group,” ungkap Chynthia.