Pemerintah Apresiasi Rencana Pemda Sumbawa Bangun Smelter

Pemerintah Apresiasi Rencana Pemda Sumbawa Bangun Smelter
ilustrasi

Jakarta-TAMBANG. Kementerian ESDM menyambut keinginan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang berencana membangun pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) tembaga. Terkait hal itu, pemerintah mendukung penuh rencana proyek nilai tambah tersebut.

Direktur Jenderal Minerba, Kementerian ESDM, R Sukhyar menyatakan, pembangunan smelter ini akan mendapat pasokan bahan baku dari PT Newmont Nusa Tenggara (NNT). Rencana pembangunan smelter itu pun telah disampaikan secara langsung oleh Presiden Direktur Newmont Martiono Hadianto.

"Saya bilang tidak ada masalah. Memang lebih baik Newmont membangun smelter sendiri, tidak bergantung dari Freeport," kata Sukhyar di Jakarta, Senin (1/12).

Sukhyar menjelaskan kondisi infrastruktur dan ketersediaan tenaga listrik di wilayah Nusa Tenggara Barat sangat memadai dalam menunjang pembangunan smelter. Namun hingga kini, pihaknya belum mendapat kepastian dari NNT terkait pembangunan smelter tersebut.

"Kami akan panggil Newmont untuk melihat keseriusannya," ujarnya.

Bupati Sumbawa Barat Zulkifli Muhadli sebelumnya menuturkan smelter tembaga katoda dengan kapasitas 1.200 ton per hari. Pembangunan smelter itu akan menggandeng investor asal Cina.

Ia menuturkan, telah melakukan pertemuan beberapa kali dengan pihak Newmont terkait rencana pembangunan smelter tersebut. Selain membangun smelter, investor tersebut akan membangun pembangkit listrik.

"Ini masih pembicaraan juga dengan pemerintah pusat terkait regulasi. Kami harap ada mitra lokal Kabupaten Sumbawa Barat yang akan digandeng," ujarnya.

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin
XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

XCMG Perkuat Ekosistem Industri Tambang Indonesia, Hadirkan Pembiayaan dan Alat Berat Energi Baru

Jakarta, TAMBANG – XCMG Group Indonesia memperkuat ekspansi dan ekosistem industrinya di Indonesia melalui kehadiran solusi alat berat energi baru sekaligus platform pembiayaan ABC Multifinance dalam ajang Mining Indonesia 2026 di Jakarta. Mengusung tema “New Power, New Future”, XCMG menampilkan berbagai solusi hijau terintegrasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan,

By Rian Wahyuddin