Pertamina Hulu Rokan, Anak Usaha Pertamina Pengelola Blok Rokan

Bahlil Migas
Ilustrasi
Jakarta, TAMBANG –  PT Pertamina (Persero) telah membentuk anak usaha yang nantinya akan mengelola Blok Rokan, Pertamina Hulu Rokan. Anak usaha ini bahkan telah dibentuk pada 20 Desember 2018.   “Pertamina Hulu Rokan berada langsung di bawah Direktorat Hulu Pertamina (bukan di bawah anak usaha Pertamina Hulu),” kata Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Dharmawan H. Samsu, di Jakarta (17/1).   PT Pertamina juga menurut Dharmawan, telah melakukan pembayaran Bonus Tanda Tangan. Juga jaminan performa untuk Blok Rokan.  Selanjutnya kontrak bagi hasil atau Production Sharing Contract (PSC) Blok Rokan ditargetkan untuk ditandatangani pada Januari ini.   Ia juga menjelaskan,  pihaknya telah melaksanakan kick-off meeting yang menghadirkan SKK Migas, Chevron dan PT Pertamina. Bahkan pertemuan tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan, diantaranya menyetujui fokus dan workstream, setuju untuk perlunya disepakati model bisnis yang akan dipergunakan dan menyetujui dibuatnya project timeline.   Sementara lingkup dari workstreamsnya diantaranya, pembangunan pipa minyak dengan skema hilir dari Minas- Duri- Dumai. Kemudian Batam-Bangko-Dumai. Kemudian program pemboran dengan skala yang memungkinkan partisipasi PT Pertamina. Juga ada yang disebut sebagai Institutional Knowledge Mirroring Lapangan Rokan. Dan juga disepakati untuk lebih sering diadakan pertemuan steering committee.   Sebagaimana diketahui, Pemerintah telah menunjuk PT Pertamina yang mengelola Blok Rokan menggantikan PT Chevron Pasific Indonesia. Sesuai aturan BUMN Energi ini akan mulai mengoperasikan salah satu lapangan terbesar ini pada 2021.   Di Blok ini, ada dua lapangan minyak raksasa  yakni Minas dan Duri. Lapangan Minas yang telah memproduksi minyak hingga 4,5 miliar barel minyak dan mulai berproduksi pada 1970-an, adalah lapangan minyak terbesar di Asia Tenggara.   Sementara Lapangan Duri, juga salah satu lapangan minyak terbesar yang pernah ditemukan di kawasan Asia Tenggara. Lapangan ini menghasilkan minyak mentah unik yang dikenal dengan nama Duri Crude.  Luasan wilayah Blok Rokan mencapai 6.264 km2.    

Artikel Terkait

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Engineering Week 2026 Satukan Delapan Sektor Industri untuk Dorong Transformasi Indonesia

Jakarta, TAMBANG – Kebutuhan akan industri yang semakin terintegrasi mendorong hadirnya kolaborasi lintas sektor. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series – Engineering Week 2026 yang mempertemukan delapan sektor industri strategis dalam satu ekosistem. Mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, Engineering Week 2026 resmi dibuka pada 9 September

By Rian Wahyuddin
Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Lewat Mining Indonesia 2026, Naraya Dipta Buana Perkuat Pengembangan Truk Listrik Hongyan untuk Tambang

Jakarta, TAMBANG – PT Naraya Dipta Buana, bagian dari MahaDasha Group, bersama SAIC Hongyan, memperkuat komitmen mengembangkan solusi kendaraan komersial untuk mendukung operasional sektor pertambangan Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) untuk kebutuhan industri berat. Komitmen ini disampaikan dalam ajang Mining Indonesia 2026

By Rian Wahyuddin
Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Learning Summit 2026, PAMA Perkuat Resiliensi dan Pengembangan Diri Karyawan

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menggelar Learning Summit 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya belajar sekaligus meningkatkan kapabilitas insan perusahaan. Mengusung tema “BEYOND BOUNDARIES: Driving Value Through Knowledge Breakthroughs”, kegiatan ini menjadi wadah bagi karyawan untuk bertukar pengetahuan, mendapatkan perspektif baru, dan mengembangkan potensi diri. Memasuki rangkaian

By Rian Wahyuddin