Presiden Jokowi Resmikan PLTS Terapung Cirata Berkapasitas 192 MWp

PLTS Cirata
Jokowi saat meresmikan PLTS Terapung Cirata di Purwakarta, Kamis (9/11). (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).

Jakarta, TAMBANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata berkapasitas 192 Megawatt peak (MWp). PLTS yang terletak di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat ini merupakan PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara dan nomor 3 di dunia.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pagi hari ini saya resmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata 192 MWp di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kita berhasil membangun salah atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung yang terbesar di Asia Tenggara dan nomor 3 di dunia,” ucap Jokowi saat peresmian, Kamis (9/11).

Kata Jokowi, besarnya kapasitas yang terdapat di PLTS Terapung ini menjadi tonggak sejarah baru bahwa Indonesia telah berhasil mewujudkan mimpinya untuk bisa membangun pembangkt listrik yang ramah lingkungan yang berasal dari energi baru dan terbarukan (EBT).

“Hari ini merupakan hari yang bersejarah karena mimpi kita untuk membangun pembangkit energi baru terbarukan dalam skala besar akhirnya bisa terlaksana,” ungkapnya.

Jokowi ingin PLTS yang mulai dibangun pada awal 2021 ini terus dimaksimalkan hingga mencapai 1.000 MWp atau 1 Gigawatt peak (GWp). Jumlah tersebut menyamai pembangkit EBT sebelumnya yaitu PLTA Cirata yang berkapasitas 1.000 MW.

“Di Cirata ini sudah ada plta dengan kapasitas 1000 MW dan sekarang ditambah dengan plts terapung sebesar 192 MWp. Kedepan kalau dimaksimalkan bisa menambah kurang lebih 1000 MWp,” sebutnya.

PLTS Terapung Cirata dibangun di atas 250 hektare dan berada di permukaan air Waduk Cirata. Waduk ini meliputi tiga kabupaten yaitu Purwakarta, Cianjur dan Bandung Barat.

Proyek Pembangunan PLTS Terapung Cirata dikerjakan oleh anak usaha PT PLN Persero, PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) yang bekerja sama dengan Perusahaan energi asal Abu Dhabi, Uni Emirate Arab (UEA), Masdar.

“Saya juga gembira melihat PLTS Terapung di Cirata ini telah selesai dan ini hasil kerja sama Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, bersama PLN dan kolaborasi dengan kekuatan dunia yaitu Masdar dari UEA,” tutur Jokowi.

“Saya ingin nantinya seluruh potensi EBT yang ada di indonesia kita manfaatkan dan saya yakin bisa karena sekarang teknologinya sudah ada,” jelasnya.

Artikel Terkait

Prabowo Ganti Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Prabowo Ganti Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Jakarta, TAMBANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengangkat Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Kabinet Merah Putih. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengisi posisi Menteri Keuangan hingga berakhirnya masa jabatan periode 2024-2029. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian

By Rian Wahyuddin
Di Kongres PROMETINDO 2026, Prof Zulfiadi Dorong Metallurgist Indonesia Jadi Pencipta Teknologi

Di Kongres PROMETINDO 2026, Prof Zulfiadi Dorong Metallurgist Indonesia Jadi Pencipta Teknologi

Jakarta, TAMBANG – Penguatan industri hilir mineral Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengoperasikan teknologi. Para ahli metalurgi nasional (metallurgist) dituntut naik kelas dari pengguna teknologi (technology user) menjadi pencipta dan penyedia teknologi (technology creator dan technology provider). Guru Besar Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Zulfiadi Zulhan, mengatakan perubahan peran

By Rian Wahyuddin
PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin